SMA N 5 Sijunjung
Nama : Yesti
Jalan_jalan kekerinci,
mampir dulu di Darmasraya,
saya Yesti datang kemari,
mengikuti acara Gubernur kita.
Meraih mimpi janganlah mundur,
mari kita kejar cita_cita,
apa kabar Bapak Gubernur,
terima pantun saya dengan gembira.
Pergi ke masjid mendengar ceramah,
pakai kerudung sopan santun,
saya datang dari SMA lima,
untuk mengikuti festival pantun.
Dingin hujan menimpa kita,
menggigil sampai kehulu hati,
saya masih kelas XI ips dua,
dibimbing Bunda Asmarefni.
Tiap pagi membaca yasin,
dianjurkan oleh Bunda,
saya Yesti anak yang rajin,
ingin meniru Bapak Gubernur kita.
Biasakan bersifat sopan saling tegur,
tegur sapa damailah kita,
saya ingin seperti pak Gubernur
yang selalu arif dan bijaksana.
Mari bertenun kita bersama,
buat baju jahit sendiri,
wahai pak Gubernur yang saya cinta,
suksesstudi berhati suci.
Sudah lama mata terjaga,
sudah malam tak bisa tidur,
saya Yesti dari SMA lima,
ingin bertemu Bapak Gubernur.
Saya ingin sepatu kaca,
sepatu kaca dari Bukit Tinggi,
saya Yesti ingin jadi juara,
juara festivala pantun tahun ini.
Berwisata ke candi Borobudur,
melihat orang menganyam topi,
sukses orang nya Bapak Gubernur,
pemimpin yang baik bijak bestari.
Saya tidur didalam tenda,
angin ribut tenda nya hancur,
saya Yesti dari sma lima,
ingin sukses seprti pak Gubernur.
Mari kita bertenun baju,
baju ditenun indah rupanya,
saya ingin SUMBAR yang maju,
jaya daerah karena Gubernur nya.
Sungguh pandai yesti bertenun,
tenun dijual ke Samarinda,
saya Yesti datang berpantun,
ingin melestarikan bahasa dan budaya.
Banyak khasiat nya buah tomat,
seperti hal nya buah mengkudu,
ayo remaja belajar yang giat,
supaya minang selalu maju
Loket ke neraka penuh sesak,
banyak manusia yang mau antri,
wahai ramaja yang enerjik bergerak,
kuat kan iman dan takwa benteng nya diri.
Hari magrib adzan berkumandang,
mari sholat ke masjid takwa,
wahai siswa pemuda minang,
sukse studi sukses cita_cita.
Kepasar membeli anggur,
anggur nya manis sedap rasa nya,
jadi orang selalu jujur,
agar sukses seperti Gubernur kita.
Saya suka membaca koran,
koran dibaca diwaktu petang,
wahai yang muda yang diharapkan,
kreatif belajar juga mengarang.
Aku ingin pergi ke Jawa,
bertemu dengan Bapak Gubernur,
SUMBAR akan jaya,
karena remaja kuat dan jujur.
Saya suka merangkai bunga,
bunga kenanga bunga melati,
saya willa dari SMA lima,
ingin meniru Gubernur berhati suci.
Pak Ahmad membeli tomat,
tomat dijual ke Buk Ana,
kalau hidup ingin selamat,
jangan durhaka pada yang tua.
Aku ingin menjadi ratu,
karena ratu pakai mahkota,
aku ingin SUMBAR yang maju,
karena Gubernur sukses dan tabah.
Dikira kolam banyak ikan,
kiranya penuh dengan buaya,
adat budaya kita lestarikan,
agar SUMBAR semakin semakin berjaya.
Sungguh pandai ibu bertenun,
tenun dijual kepasar raya,
saya willa datang berpantun,
ingin melestarikan budaya kita.
Nama : Aida Fitri
Pergi main kerumah pak Tiri
Singgah sebentar dirumah Alma
Perkenalkan saya Aida Fitri
Bersekolah di SMAN 5
Dibelakang rumah ada Siti
Sedang memberi makan Ikan
Walau sakit hati ini
namamu dihati takkan Tergantikan
Hari minggu ke kota Tenggiri
Pergi membeli buah mangga
Perkenalkan saya Aida fitri
Warga Calau simpang tiga
Di padang rumput ada pak tani dari Semarang
Sambil gembala biri-biri
Itulah gaya muda-mudimuda-mudi sekarang
Dulu sayang sekarang benci
Nama : elvi desri
jalan-jalan ke Arab Saudi, melaksanakan ibadah umroh,
saya desri datang kemari,
ingin melestarikan budaya kita.
Naik pesawat ke Banjarmasin, singgah sebentar di salah tiga,
saya desri anak yang rajin,
ingin melestarikan bahasa indonesia.
Rumah desri ber pagar kawat,
halaman penuh bunga seroja,
jangan biasa meninggalkan solat,
agar kita tidak masuk neraka.
Saya ingin ke Cianjur,
ke cianjur naik sepeda,
saya ingin ingin seperti Pak Gubernur,
orangnya madani dan peduli remaja.
Sungguh harum bunga melati,
mawar berseri indah merekah,
hiasi diri dengan dengan hati suci,
agar hidup penuh berkah.
Kakak KKN di Balik papan,
KKN disana sebulan saja,
jadi anak hendaklah sopan,
sukses studi seperti gubernur kita.
Sungguh enak sambal terasi,
disantap dengan nasi dan rendang,
saya ingin Sumbar berseri,
pendidikan maju rakyatnya cemerlang.
Buah mengkudu baru petik,
terkenal banyak khasiatnya,
wanita Minang sangatlah cantik,
rajin dan elok budi bahasanya.
Seikat lidi dibuat sapu,
baru dibeli di pasar Jati,
sungguh Sumbar maju,
dipimpin Pak Gubernur yang madani.
Pohon jati didekat manggis,
buahnya besar seperti bola,
hati sedih bumi menangis,
jika remaja pakai narkoba.
Burung dara membuat sarang,
telurnya banyak unik bentuknya,
datang tsunami hancurlah Padang,
rugilah rakyat sedih Gubernurnya.
Ambil bola jangan di bantun,
dibantun orang dalam telaga,
saya datang menulis pantun,
melestarikan budaya bangsa.
Aku ingin sepatu kaca,
sepatu kaca harga seribu,
saya yenti dari SMA lima,
ingin juara dan selalu maju.
Jalan-jalan ke Kumanis,
di kumanis singgah di toko,
wahai adek berwajah manis,
bolehkah saya minta poto.
Ramailah orang di tengah pasar,
hari petang pergi ke sungai pagu,
pergi sekolah untuk belajar,
sudah pulang membantu ibu.
Pegi ke Arab beli kerudung,
jangan lupa beli kurma,
hidup didunia jangan sombong,
hidup di dunia banyak karma.
Kitab suci di atas peti,
peti terbuat dari besi baja,
yenti berjanji di dalam peti,
ingin sukses seperti Gubernur kita.
Sejak bertemu di batu besar,
berjalan ke pantai di hari pagi,
saya ingin jadi orang besar ,
mencontoh Gubernur berhati suci.
Ke plaza membeli kemeja,
kemeja murah berwarna ungu,
saya musriyrnti dari SMA lima,
ingin selamanya SUMBAR yang maju.
Pergi ke pasar membeli markisa,
markisa diletakkan dalam keranjang,
jangan mudah putus asa,
jalan kita masih panjang.
Alangkah harum bunga selisih,
orang di pasar mati bertikam,
alangkah sakit bercerai kasih,
sepantun api dalam sekam.
Banyak ikan didalam laut,
ikan tenggiri didalam peti,
banyak orang karum dilaut,
hamba sendiri karam dihati.
Nama : wichy efrilia
Jalan-jalan ke italia,
Jangan lupa singgah di roma .
Nama saya wichy efrilia,
Siswa dari SMA 5.
Kalaw ingin membeli koran ,
Koran dibeli di semarang.
Kadang saya merasa heran,
Melihat gaya anak sekarang.
Bunga melatih bentuknya indah,
Terpapar di tepi taman.
Perbanyak amal ibadah,
Karna kita hidup diakhir zaman.
Kalau ingin pergi kesawah,
Jagan lupa membawa kolak.
Yang semakin meraja lelah,
Yang miskin akan semakin diinjak.
Si ali ingin memanjat,
Memanjat pohon cemara.
Mari kita tunaikan sholat,
Biar bersama masuk surga.
Pergi kepasar membeli barang,
Barang diletakkan didalam kardus.
Jangan sok tau tentang orang,
Kalau hidupmu belum terurus.
Sungguh indah mentari pagi,
Langit biru dicakrawala.
Kalau tidak ingin sakit hati,
Coba mengerti dan mengala.
Pergi kehutan mencari bambu,
Bambu diikat dengan tali.
Kalau dirumah patuh pada ibu,
Agar jadi anak berbakti.
Anak ular ditepi kali,
Ular dimakan srigala.
Saat kau butuh aku disini,
Saat aku rindu kau kemana.
Ada motor didepan pagar,
Pagarnya dari besi.
Jangan kamu suka bertengkar,
Karna bikin sakit hati.
Sungguh indah bunga purnama,
Dipandangi kedua mata.
Sunggu indah cinta pertama,
Saat kita saling setia.
Pergi keladang mencari bila
Jagan lupa membawa kapak
Sunggu besar harapan saya
Berjabat tangan dengan bapak
Jalan-jalan kehimalaya,
Bertemu dengan ibu kasih.
Cukup sekian dari saya,
Saya ucapkan terima kasih
Nama : Virda piliacani
Pergi ke pasar beli mangga
Jangan lupa beli buah sukun
Saya Virda dari SMA 5
Mengirimkan ini untuk berpantun
Jalan-jalan ke pasar silantai
Jangan lupa beli mangga
Jika ingin menjadi anak yang pandai
Haruslah rajin belajar dan membaca
Si Pino makan cokelat
Si Boni makan durian
Jika ingin hidup bahagia dunia akhirat
Mari berlomba-lombalah dalam kebaikan
Buah mangga buah tomat
Buah pisang buah nanas
Jika kamu ingin selamat
Patuhilah rambu lalu lintas
Pohon rambutan pohon gaharu
Dipanjat jangan,ditebang jangan
Kalau ada sahabat baru
Sahabat lama dibuang jangan
Jalan-jalan ke Batusangkar
Jangan lupa beli tapai
Kalau kita rajin belajar
Cita-cita pasti tercapai
Buah jambu buah manggis
Buah pir buah strawberi
Jika dikritik rajin belajar
Tetapi mulailah untuk intropeksi diri
Bunga mawar bunga melati
Dipetik bunganya oleh Si Teguh
Jika kamu ingin berprestasi
Belajarlah dengan tekun dan bersungguh-sungguh
Si Pama menangkap belalang
Belalang ditangkap di atas kepala
Jangan suka bohongi orang
Karena termasuk perbuatan tercela
Jalan-jalan ke Surabaya
Singgah sebentar di Museum
Demikianlah pantun dari saya
Saya akhiri dengan assalamu'alaikum
BURUNG IRIAN,BURUNG CENDRAWASIH
CUKUP SEKIAN DAN TERIMA KASIH😊
NAMA : Suci Kurniahutamy
Pantun remaja
Jalan jalan ke bukit tinggi,
Terlihat banyak ada burung.
Perkenalkan nama saya suci,
Dari SMA 5 sijunjung.
Pohon jati tumbuh ditaman,
Tamnanya terletak diirian jaya.
Adek akan merasa nyaman,
Jika abang selalu setia.
Mana mungkin ada pepaya,
Coba lihat dengan cermat.
Mana mungkin asmara bahagia,
Pacar seorang buaya darat.
Burung melati terbang tinggi,
Hinggap diatas pohon bambu.
Aku pergi karna benci,
Aku datang karna rindu.
Sungguh enak buah kelapa,
Apalagi kelapa muda.
Sungguh enak bermain cinta,
Apalagi cinta pertama.
Rumah sakit berwarna putih,
Terletak dekat toko buku.
Hati sakit teramat perih,
Melihat kamu sedang selingkuh.
Susah sekali menanam tebu,
Tebu ditanam diatas bukit.
Susah sekali menahan rindu,
Rindu ditahan terasa sakit.
Nama : putri cania
Pergi kepasar memakai payung
Sampai dipasar membeli anggur
Saya caniya dari SMA 5 sijunjung
Ingin bertemu Bapak gubernur.
Batang unggan aianyo janiah
Tampek mandi rang mudo-mudo
Jikok hiduik taruih basadiah
Nan kuaso jan sampai lupo.
Barang lama dibuang susah
Barang baru mau dibeli
Dari pada tahu setengah
Mending tidak tahu sama sekali.
Anak bayi di balai-balai
Basah popok buleh diganti
Dari pada kelewatan pandai
Mendingan bisa dimengerti.
Taratak gunuang pasaman
Kurinci babalah duo
Taragak usah bapasan
Dalam mimpi kito basuo.
Awan putih tinggi di langit
Dibawah bumi jadi naungan
Cita-cita boleh tinggi selangit
Tata krama tetap jadi pegangan.
Ubi kayu rendah batangnya
Daun direbus ubi dimakan
Orang berilmu rendah hatinya
Bisa dipandang jadi pegangan.
Ambil sapu didekat pagar
Bersihkan dihalaman rumah
Baca buku rajin belajar
Agar tidak selalu salah.
Bunga mawar sedang mekar
Harum baunya sudahlah pasti
Carilah ilmu walaupun sebentar
Agar kita sukses nanti.
Jalan- jalan ketepi pantai
Jangan lupa membeli pisang
Kalau ingin cepat sampai
Naiklah pesawat terbang.
Nama : Ja'alni Qalbihnur
Pantun remaja
Nelayan pergi kepasar
Membeli jala juga racun
Perkenalkan saya baru belajar
Membuat tugas sebuah pantun
Jalan2 ketaman indah
Singgah sebentar di rumah tanjung
Perkenalkan saya aminah
Dari sma 5 sijunjung
Pagi2 pergi kehutan
Pergi kehutan mencari kayu
Aku dan dia cuma berteman
Jadi jadi kamu cuma cemburu
Membeli kalung berbentuk hati
Kalung dibeli di kanada
Kamu memang tidak terganti
Karna kamu sangat berharga
Sungguh malang nasib pak tani
Ketimun habis di makan kancil
Sungguh malang nasib ku ini
Ingin bertemu tapi mustahil
Pantun orang tua
Pagi2 pergi memancing
Pergi memancing kedanau toba
Jadi orang jangan suka mengunjing
Karena mengunjing perbuatan tetcela
Duduk manis di tengah taman
Melihat satpam sedang berjaga
Jalankan Semua perintah tuhan
Agar kita masuk surga
Air laut berwarna biru
Warna biru sangat indah
Jika ingin punya banyak ilmu
Rajinlah pergi ke sekolah
Malam2 pergi ke pasar
Pergi ke membeli kaca
Kalau ingin jadi anak pintar
Jangan bosan untuk membaca
Siang2 melihat tupai
Tupac jatuh lalu di hajar
Kalau ingin jadi anak pandai
Harus selalu rajin belajar
Pantun orang tua
*jalan2 ketanjung perak
Lihat tokoh sedang tutup
Untuk apa wajah cantik
Kalau aurat tak di tutup
Anak kecil pulang sekolah
Pulangnya jalan kaki
Apa guna nya harta berlimpah
Jika cuma untuk duniawi
Sore2 pergi ke taman
Pergi ke taman dengan seseorang
Jangan sombong wahai kawan
Nanti kamu di jauh orang
Pergi liburan ke pulau jawa
Tiba di Jawa minim jamu
Sayangilah ibumu wahai saudara
Karena surga akan menunggu mu
Hari raya pergi bertemu
Pergi bertemu untuk silaturahmi
Jika ada rezeki yang datang pada mu
Jangan lupa untuk berbagi
Adik kecil pandai berenang
Berenang bersama2
Tekunilah belajar masa sekarang
Agar esok bisa bahagia
Pergi ke pasar membeli sepatu
Sepatu di beli dua pasang
Badan jauh dirantau
Teringat keluarga di kampung
Main ke taman dengan sepeda
Pergi sepeda dengan si mamat
Dengarkanlah nasihat orang tua
Pasti hidup akan selamat
Anak kecil main layang2
Layangan nya nyangkut di pohon mangga
Janganlah kamu tinggal kan sembahyang
Tidak kah takut api neraka
Main di pantai mendapat kerang
Kerangnya sungguh indah sekali
Jangan begitu abang memandang
Pandangan abang tembus kehati
Pantun remaja
Pergi kesawah melihat pak tani
Pak tani berjalan sambil menjunjung
Perkenalkan nama saya alni
Dari sma 5 sijunjung
Pergi berburu mendapat rusa
Rusanya bawa ke rumah
Sungguh bahagia yang ku rasa
Bila abang datang ke rumah
Pergi kekedai di suruh mama
Kedai nya pak somat
Sejak kita menjalin cinta
Hari 2 menjadi semangat
Buah durian jatuh ke semak
Di cari 2 tidak ketemu
Walau kemaren sudah bertemu adik
Namun hati ini masih rindu
Buah matang langsung di petik
Dimakan nya bersama2
Walaupun banyak wanita cantik
Cuma kamu yang aku suka
Nama : Fillia unggana
Bunga mawar baunya harum
Harum berasal dari sebelah
Adat bermula dengan hukum
Hukum bersandar di kitabullah
Perbanyaklah menerima saran
Agar mengubah Budi pekerti
Perbanyaklah baca al-qur'an
Tentram jiwa, tenanglah hati
Pasar unggan memang padat
Banyak orang membeli bawang
Jika enggan mengerjakan sholat
Hati gelisah, hidup pun gamang
Sungguh indah sambutan fajar
Menambah kilau sinar mentari
Perbanyaklah ilmu dengan belajar
Supaya sukses kemudian hari
Tanam ubi tanam tebu
Tanam pula buah pepaya
Terimakasih kepada ibu
Membesarkan kita hingga berjasa
Kalau bulan berwarna biru
Pastilah bintang jauh disana
Maksud hati ingin tau
Nama lelaki di seberang sana
Burung merpati terbang tinggi
Terbang jauh ke kampung sebelah
Jika engkau patah hati
Tanda cinta berakhir sudah
Jalan jalan ke Ramayana
Singgah sebentar membeli topi
Siapa dia duduk disana
Membuat aku jatuh hati
Sore hari membuat acar
Acar dibuat dirumah Siti
Hati hati mencari pacar
Kalau tidak ingin tersakiti
Musim semi musim gugur
Musim berlalu silih berganti
Ku akui dengan jujur
Kau lelaki pujaan hati
Nama : AGINTA PURNAMA
Baju pramuka dipakai Dadang
Dipakainya ketika upacara
Hidup kita tidak akan senang
Tanpa ada bahasa dan sastra
Beli sapu di pasar minggu
Warnnya warna jingga
Suatu ilmu akan buntu
Tanpa ada bahasa Indanesia
Serumpun salak tiada yang tau
Buahnya kaya akan rasa sesuatu
Walau banyak bahasa yang ku tau
Hanya bahasa Indonesialah bahasaku
Sepatu kaca dipakai Cinderela
Dipakainya ketika pesta
Kalau kita memahami bahasa
Hidup kita akan bahagia
Pergi ke pulau Bendang
Pulangnya membawa pisang
Walau ilmu sudah segudang
Tanpa sastra terasa kurang
Baju robek dipakai Sinta
Dipakainya karena terpaksa
Jika tidak ada bahasa
Apa jadinya bangsa Indonesia
Jalan-jalan ke kota Medan
Tiba di Medan membeli papaya
Kalau ingin belajar membudayakan
Belajarlah membudayakan bahasa kita
Pergi kita ke Surabaya
Tidak lupa membeli pena
Mari kita belajar bahasa dan sastra
Bahasa dan sastranya Indonesia
Beli baju di pasar rabu
Tidak lupa membeli celana
Mari kita budayakan ilmu
Ilmunya bahasa dan sastra
Hari minggu kita tamasya
Tamasya ke tamannya ria
Kalau kamu cinta bahasa
Cintailah bahasa dan sastranya
Nama : Rani marta sari
Tema : Dengan pantun kita budayakan berbahasa dan bersastra indonesia
Aku ingin sepatu kaca,
sepatu kaca harga seribu,
saya rani dari SMA lima,
ingin juara dan selalu maju.
Pagi-pagi ayam berkokok,
ayam berkokok diatas papan,
anak kecil janganlah merokok,
pikirkanlah masa depan.
Pagi-pagi membaca yasin,
sambil belajar disuruh bunda,
saya ingin menjadi anak rajin,
agar dunia akhirat juga berguna.
Jangan lupa membeli buku,
untuk dibaca setiap hari,
carilah ilmu setiap waktu,
agar menang dikemudian hari.
Pergi kepasar membeli mangga,
mangga diletakkan dalam keranjang,
janganlah mudah putus asa,
jalan kita masih panjang.
Jalan-jalan kepasar,
jangan lupa membeli baju,
kalau pedagangnya berhati kasar,
pasti dagangannya tak bakal laku.
Saya suka memakan tomat,
tomat dimakan kaya manfaat,
saya ingin berhati kuat,
menjalani hidup ini dengan semangat.
Jalan-jalan kekota Blitar,
jangan lupa membeli sukun,
saya ingin menjadi anak pintar,
harus belajar dengan giat dan tekun.
Setiap hari kita solat,
lima kali dalam sehari,
ilmu ini akan bermanfaat,
akan berguna juga bagi diri sendiri.
Saya suka bunga lembayung,
bunga lembayung unik warnanya,
saya rani dari Sijunjung,
ingin melestarikan bahasa kita.
Nama : TRI ALMA YUNISA.S
Sungguh indah emas permata,
Teruntai indah dileher permaisuri.
Hati- hatilah dalam berkata,
Jangan sampai melukai diri.
Lemari besi lemari emas,
Keduanya diketuk dengan palu.
Bagaimana hati tak cemas,
Melihat ibu menanggis pilu.
Naik tangga turun tangga,
Tanah datar tiada jenjang.
Buatlah orang tuamu bangga,
Selalu sabar rajin sembahyang.
Gunung meninjau gunung merapi,
Sungguhlah indah panoramanya.
Kau menjauh kurasakan sepi,
Semenjak kau memilih dia.
Sangatlah luas si samudera,
Dan tingginya gunung himalaya.
Kamu sungguh buatku jera,
Bagaimana aku akan percaya.
Sahabat malam adalah purnama,
Hilangnya dalam mentari siang.
Apakah ini yang dinamakan cinta,
Sebutan namanya selalu terngiang.
Gadis minang sungguh bersahaja,
Bertenunkan kain didalam rumah.
Jangan berteman dengan narkoba,
Kalau ingin masa depan cerah.
Pergi kehutan mencari getah,
Getah dibawa dengan kereta.
Kau pandai bersilat lidah,
Hingga benciku jadi cinta.
Manis gulali diatas kerang,
Dimakan dengan nasi ketan.
Geliku lihat remaja sekarang,
Cumbu mesranya tanpa ikatan.
Sungguh pandai dokter mengobati,
Obati bahaya penyakit kusta.
Sungguh tak bisa kudustai hati,
Kau telah buatku jatuh cinta.
Wasalam..
Nama : Perdi muhammad
Tema : dengan pantun kita budaya kan berbahasa dan bersastra indonesia
ayam bertelur diatas padi,
telurnya besar banyak jumlahnya,
nagari menang makin berseri,
sejak dipimpin gubernur kita.
jalan jalan ke cianjur,
tidak lupa membeli topi ,
jadi remaja haruslah jujur,
sukses berjaya sepanjang hari.
saya suka membeli baju ,
baju kemeja inda warnanya,
saya ingin sumbar makin maju,
sejahtera rakyat semuanya.
apa guna berkain batik,
kalau tidak dengan kebaya,
apa guna berwajah cantik,
kalau tidak baik budi bahasanya.
saya suka buah tomat,
buah tomat baik untuk mata,
jika kamu meninggalkan shalat,
dibenci allah neraka tempatnya.
orang disilantai mandi kegunun,
mandi berenang dalam telaga,
saya Perdi datang berpantun,
melestarikan adat dan budaya.
saya biasa menjadi ketua,
ketua osis SMA 5 dijunjung,
saya suka budaya kita,
adat minang bagus dijunjung.
saya ingin sepatu kaca,
sepatu kaca dari itali,
saya banga dengan gubernur kita,
gubernur kita banyak potensi.
menuntut ilmu arab saudi ,
dapat beasiswa untuk s(dua),
saya Perdi datang kemari,
ingin bertemu gubernur kita.
ke plaza memberi baju,
baju merah murah harganya,
jadi orang jangan begitu,
hindari narkoba selamanya.
Nama : Andika Syahputra
Sungguh manis buah markisa
Daunnya bisa dijadikan sayur
Perkenalkan saya Andika
Bercita-cita menjadi gurbernur
Tiba angin membelai jiwa
Sejuk hati terasa nyaman
Jika ingin masuk surga
Rasulullah jadi tauladan
Saya suka pake kemeja
Kemeja putih dan warna ungu
Saya Andika dari SMA lima
Selalu tekun dan banyak ilmu
Jalan-jalan ke Cianjur
dengan kereta
Jadilah pemimpin yang jujur
Agar rakyat aman sentosa
Melanjutkan studi ke Eropa
Karena saya selalu berprestasi
Saya ingin bertemu gubernur kita
Agar Sumbar selalu berseri
Sudari cantik berbaju batik
Orangnya cerdas lagi soleha
Apa gunanya berwajah cantik
Kalau tak ada Budi bahasanya
Andika pintar pandai bertenun
tenun di jual ke Dharmasraya
Saya datang lomba berpantun
Melestarikan adat budaya
Saya suka buah anggur
Anggurnya manis di campur susu
Marilah kita rajin dan jujur
Agar SUMBAR semakin maju
Berwisata ke Pagaruyung
Membeli buah sepuluh kilo
saya Andika dari SMA lima Sijunjung
Ingin bertemu pak Irwan Prayitno
Kusangka kolam banyak ikan
Kiranya kolam berisi buaya
pada yang muda kuharap kan
Jauhi narkoba selamanya
Nama : IRFANDI PUTRA UTAMA
Tema : "Dengan pantun kita budayakan berbahasa dan bersastra Indonesia"
pantun buat pak irwan prayitno
Dari surabaya langsung ke padang
Singgah dulu di warung nasi
Irwan prayitno orang terpandang
Kan slalu nomor satu di hati
Matahari terbit di ufuk timur
Dan terbenam di ufuk barat
Saya asli dari jawa timur
Dan mencintai sumatra barat
pantun anak-anak kekinian
Naik motor bonceng tiga
Sampai di simpang turun satu
Kecil-kecil sudah minta nikah
Hidup susah baru tau
Baju longgar celana robek
Sapu tangan diikat ke kepala
Tinggi baru sebatas ketek
Hidupin musik geleng-geleng kepala
pantun untuk alam sumatra barat
Tinggi sekali gunung merapi
Di sampingnya gunung singgalang
Aku bangga lahir di sini
Di minangkabau yang ku sayangi
Lembah harau di payakumbuh
Ngarai sianok di bukittinggi
Lemah rasanya seluruh tubuh
Melihat budaya yang mulai mati.
pantun nasihat
Padang panjang bukittinggi
Jalan-jalan sering ke sana
Seumur hidup jangan mencuri
Karna mencuri besar dosanya
Makan durian sambil duduk
Sungguh enak sekali rasanya
Waktu subuh ayam berkukuk
Udah besar dibangunkan orang tua
pantun pendidikan
Bangun pagi berangkat sekolah
Di dalam kelas duduk di depan
Belajar rajin dan berudaha
Agar sukses di masa depan
Naik pesawat dari jakarta
Turunnya di kota padang
Dari kecil suka berdusta
Tidak akan dipercaya orang
Nama : Navazis fatmy
Tema/Judul: Dengan pantun kita Budayakan berbahasa dan bersastra Indonesia
Jalan-jalan kekota Surabaya,
Sedang dijalan nampak lalat,
Saya ingin masuk surga,
Dengan tidak meninggalkan shalat.
Bunga mawar bunga melati,
Tumbuhnya ditengah-tengah taman,
Wajah cantik hati nan suci,
Ibadahnya rajin juga banyak iman.
Jalan-jalan kekota Arab,
Kelilingnya padang pasir,
Jangan lupa membeli kitab,
Wajah cantik senyum menyengir.
Ada danau warnanya biru,
Anak cantik akhlak soleha,
Dia gemar membaca buku,
Matinya ingin masuk surga.
Jalan-jalan kekota Bandung,
Nampak orang makan buah naga,
Ibumu juga yang mengandung,
Janganlah kamu durhaka kepadanya.
Setiap hari pergi belajar,
Tidak lupa juga membaca,
Saya Nava anak yang pintar,
Ingin meniru Gurbernur kita.
Saat itu ada teroris,
Setiap pagi ayam bertelur,
Saya juga ingin menjadi manis,
Seperti senyum Bapak Gurbernur.
Jalan-jalan kekota jakarta,
Jangan lupa membeli es,
Saya Nava dari SMA lima,
Juga ingin menjadi orang sukses.
Bawa motor knalpot bolong,
Motornya warna puti,
Jadi orang jangan sombong,
Pasti kita juga akan mati.
Jangan lupa membeli sepatu,
Sepatunya warna merah,
Saya ini anak yang patuh,
Tak ada kata pantang menyerah.
Setiap hari saya belajar,
Ingin sukses sepanjang hari,
Saya Nava baru belajar
Meniru pak Gurbernur yang madani.
Kitab suci diatas peti,
Peti terbuat dari besi baja,
Nava berjanji didalam hati,
Ingin sukses seperti gurbernur kita.
Nama : sesra yeni
Judul:Dengan Pantun Kita Budayakan Berbahasa Dan Bersastra Indonesia
Buah jambu enak dimakan
Yang memakan adalah burung
Walau kita sudah kenalan
Marilah kita berbagi kasih sayang
Jalan-jalan ke kota padang
Jangan lupa membeli mangga
Kalau kamu rajin sembahyang
Pasti kamu masuk surga
Beli tas dipasar raya
Tas di beli warnanya hitam
Kalau kamu memang kaya
Jangan lah kamu memakai ilmu hitam
Di hutan ada hewan
Di air ada ikan
Jika kamu memang jantan
Marilah kita adu lengan
Langit siang warnanya biru
Awan sore warnanya kuning
Saya memang anak pemalu
Kalau ditanya saya bingung
Bunga anggrek di atas pohon
Daunnya berwarna biru
Aku tak akan mengemis apapun
Jika hanya ingin mendapatkan cintamu
Ikan hiu giginya tajam
Ikan paus besar badannya
Aku ucapkan asalamualaikum
Untukmu yang aku cinta
Jika kamu wanita kuat
Hendaklah kamu memakai jilbab
Jika kamu berani berbuat
Hendaknya kamu bertanggung jawab
Hari minggu ke kota tua
Hendak menjenguk patung pahlawan
Saya Sesra dari SMA lima
Ingin mengikuti festival pantun
Bukan menang yang saya cari
Bukan pula hadiah yang saya mau
Tapi saya ingin mengapresiasi
Itulah keinginan yang saya mau
Nama : [Tasya Aferta Rahmi
Judul:"Dengan Pantun Kita Budayakan Berbahasa dan Bersastra Indonesia"
Pergi kepantai bersama Bima
Tiba dipantai bermain kerang
Saya Tasya dari SMA lima
Ikut berpantun ingin menang
Tanam pinang ditepi jalan
Jika masak panen buahnya
Kalau anda orang beriman
Pastilah baik budi pekertinya
Jika anda mengejar kancil
Jangan dikejar kedalam hutan
Jika anda ingin berhasil
Buku dan pena jadikan teman
Ke Jakarta menjual jamu
Jamu dibeli Elly Sugigi
Jika kamu banyak ilmu
Jangan lupa untuk berbagi
Singgah di warung beli meses
Di warung bertemu bapak tua
Jika kamu sudah sukses
Jangan lupakan orang tua
Hari minggu menanam bunga
Bunga ditanam berbagai jenis
Jika hati sedang berbunga
Yang pahitpun terasa manis
Jalan-jalan kekota Padang
Jangan lupa beli bingkisan
Kalau kita rajin sembahyang
Pasti kita disayang Tuhan
Pergi ketoko beli sepatu
Disana bertemu dengan sobat
Jika ingin juara satu
Harus usaha dengan giat
Menatap malam yang gelap
Tanpa ada suasana indah
Jika kamu ingin terlelap
Jangan lupa mimpi yang indah
Pergi kepasar beli pepaya
Dipasar jumpa dengan abang
Cukup sekian pantun saya
Semoga saya jadi pemenang
Nama : irvandi pratama putra
Tema/judul : "dengan pantun kita budayakan berbahasa dan bersastra indonesia"
Kakak KKN dibalik papan,
KKN disana sebulan saja,
Jadi anak hendaklah sopan,
Sukses studi seperti gubernur kita.
Sungguh enak sambal terasi,
Di santap dengan nasi dan rendang,
Saya ingin SUMBAR berseri,
Pendidikan maju rakyat nya senang.
Seikat lidi di buat sapu,
Baru dibeli di pasar jati,
Sungguh SUMBAR semakin maju,
Di pimpin pak gubernur yang madani.
Pohon jati di dekat manggis,
Buah nya besar seperti bola,
Sedih hati bumi menangis,
Jika remaja pakai narkoba.
Burung dara membuat sarang,
Telurnya banyak unik bentuknya,
Datang tsunami hancur lah padang,
Rugi rankyat rugi lah gubernurnya.
Ambil bola jangan di bantun,
Di bantun masuk dalam telaga,
Irvan datang menulis pantun,
Melestarikan bahasa,budaya kita.
Saya suka membaca koran,
Koran di baca di waktu petang,
Wahai yang muda yang di harapkan,
Kreatif mengajar juga mengarang.
Menuntut ilmu di kota serambi,
Belajar kimia juga agama,
Wahai pemuda bersihkan diri,
Giat berkarya masa depan jaya.
Pergi kepasar membeli tomat,
Tomat nya murah dari pada anggur,
Jauhi lah narkoba agar selamat,
Jadilah pemuda tekun dan jujur.
Tiap hari membaca yasin,
Yasin di baca banyak khasiat nya,
Ayo pemuda semua nya rajin,
Agar SUMBAR lebih jaya.
Sungguh enak sambal rendang,
Rendang di masak malam hari,
Wahai generasi pemuda minang,
Tiru gubernur bijak bestari.
Pergi liburan ke bukit tinggi,
tak lupa membeli kemeja,
Saya ingin hidup berbakti,
Sukses berkarya bak gubernur kita.
Sungguh enak gulai kemumu,
Di campur dengan ayam jago,
Kita ingin minang yang maju,
Dipimpin gubernur Irwan Prayetno.
Nama : Fadiah Lestari
"Dengan pantun kita budayakan berbahasa dan bersastra Indonesia"
Pergi ke pasar membeli kangkung
Pergi ke sawah membawa sukun
Saya Fadiah dari SMA 5 sijunjung
Ingin mengikuti festival pantun.
Jalan-jalan ke Payakumbuh
Ada layu di tepi jalan
Betapa hati menjadi rusuh
Jika tidak lulus ujian.
Runtuah nan jambatan tabek
Tampak nan dari batu balang
Janji lah sudah kito buek
Uda lah di tangan urang.
Cupak di koto rang piliang
Gantang di bodi rang caniago
Jalan luruih labuah ba simpang
Bumi hancua kiamat tibo.
Ka Unggan labuah ba belok
Silantai koto di tangah
Dapek dek uda buruang nan elok
Tabuang sajo punai tanah.
Ikan rayo mudiak ka hulu
Badai nak tingga di tapian
Urang kayo pakai dahulu
Bansaik nak tingga jo bagian.
Jalan-jalan ke Batu Sangkar
Jangan lupa membeli tapai
Kalau kita rajin belajar
Cita-cita pasti tercapai.
Rantau ndak samo kito tampua
Lawik ndak samo kito ranangi
Hati di dalam sangek rusua
Kan bacarai musim bak kini.
Baiko luluahnyo padi
Urang mamandang layu-layu
Baiko rusuahnyo hati
Namua manumpang di biduak lalu.
duduk di depan makan pepaya
Jangan di potong dengan parang
Hanya inilah pantun dari saya
Semoga saya bisa menang.
Nama : Sundari Kesuma
"Dengan pantun kita budayakan berbahasa dan bersastra Indonesia"
Siang-siang menyabit rumput,
rumput disabit jenis ilalang.
Sungguh dimata sudah luput,
namun dihati takkan hilang.
Pergi ke jakarta sambil naik kereta,
kereta berhenti disekitar daerah kediri.
Dalam hidup selalu ada cinta,
tapi bukan cinta yang menyakiti.
Ayah pergi membeli kendi,
kendi dibeli diwarung Zidan.
Aku ingin kau mengerti,
betapa sakit rasa kehilangan.
Beli baju dipasar Solok,
baju dibeli warna jingga.
Jangan kamu banyak merokok,
karna merusak generasi muda.
Aku ingin keliling Eropa,
tapi hanya punya rupiah.
Kalau aku ingin surga,
salah satunya dengan sedekah.
Idah jalan bukit bakur,
didaki para terntara jepang.
Jika kamu ingin makmur,
bersyukurlah pada yang agung.
Pergi kesawah menangkap belalang,
belalang dimasak oleh Suran.
Kalau mendengar omongan orang,
periksa dulu akan kebenaran.
Pergi keladang menggali ubi,
ubi dikali dengan cangkul.
Marilah amalkan pesan Nabi,
agar kelak tidak merugi.
Naik motor pakai kaca mata,
berhenti sebentar direstoran Lusi.
Dalam hidup ada cinta,
cinta abadi dibawa mati.
Sakit perut karna buah delima,
jadi obat buah sisukun.
Anak imut dari SMA lima,
bernama Sundari Asun.
Nama : DIJA FATHEZIA ARIANI]
"DENGAN PANTUN KITA BUDAYAKAN BERBANGSA DAN BERSASTRA INDONESIA"
Malam hari anjing menggonggong
Membuat warga merasa resa
Janganlah suka dikau berbohong
Karna itu mengundang dosa.
(pantun nasihat)
Pergi ke mekah tunaikan haji
Jangan suka singgah dimina
Jangan merasa berbangga hati
Karna manusia tiada sempurna.
(pantun nasihat)
Burung baginda ditembak mati
Diobatkan dengan seteguk jamu
Pergilah engkau pujaan hati
Jika untuk menuntut ilmu
(pantun percintaan)
Anak Indonesia ikuti zaman
Yang diikuti budaya barat
Carilah istri yang beriman
Agar selamat dunia akhirat
(pantun nasehat)
Jambu merah dimakan semut
Buahnya jatuh tanpa dipetik
Bunda ini sungguh imut
Kulit bersih dan lagi cantik
(pantun suka ria)
Pekan olahraga lomba lari
Berebut jadi yang terdepan
Anak sekarang tak tau diri
Motor kredit dibawa balapan
(pantun jenaka)
Dipasar bapak menjual ikan
Dijual dekat dealer yamaha
Pintar saja tidak menjamin
Sebelum berdoa dan berusaha
(pantun nasihat)
Potong itik dengan pisau
Keluar darah berwarna merah
Waktu kecil berbaju hijau
Sudah besar berbaju merah?
(pantun teka-teki)
Ada teman berkepala botak
Botak karena razia sekolah
Selama jantung masih berdetak
Cintaku tak kan luluh lantah
(pantun percintaan)
Komunikasi di dunia maya
Main online dan berkenalan
Sungguh cantik sepatu nyonya
Walaupun hanya sepatu kw-an
(pantun sindiran)
Pergi main pakai celana
Celana berwarna hitam pekat
Rayuanmu sungguh mempesona
Mampu membuat aku terpikat
(pantun percintaan)
Adek memakan roti biskuat
Rotinya sebulat roda pedati
Bila bermain diikat kuat
Dilempar hidup dipegang mati
(pantun teka-teki)
Hati perih serasa luka
Karena orang merasa iri
Jika cinta membawa petaka
Lebih baik diakhiri
(pantun percintaan)
Kekedai Riko beli pancingan
Ikan dipancing dibalik papan
Kalau dikau ada ujian
Belajarlah untuk masa depan
(pantun nasihat)
Tukan kopi mencuri kapri
Ini orang sungguh jahil
Tulisanmu sungguh rapi
Mirip seperti benang tersaul
(pantun sindiran)
Dengan pacar jarang bertemu
Lupa cara duduk bersanding
Banyak harta miskin ilmu
Bagai rumah tak berdinding
(pantun nasihat)
Suami meninggal menjadi janda
Capek sendiri menikah lagi
Sumpur kudus memang indah
Panorama alami sang ilahi
(pantun agama)
Ibu bupati sakit hati
Bertemu warga diwakili
Gayanya sok selebriti
Namun wajah tak berseri
(pantun sindiran)
Pergi ke sawah membawa nasi
Jatuh dijalan nasi pun karam
Tanamkan sifat toleransi
Agar bangsa menjadi tentram
(pantun nasihat)
Sang istri kena hajar
Sakit dibalas sang suami
Ananda ini baru balajar
Agar mohon dimaklumi
Nama : Fajriati Rahma
Judul "dengan pantun kita budayakan berbahasa Dan bersastra indonesia"
Pergi ke Jakarta membeli Qurma
Qurmanya mahal dari negeri seberang
Saya Fajriati Rahma dari SMA lima
Datang berpantun supaya menang
Jalan jalan ke kota Brazil
Jangan lupa beli aqua
Jadi anak jangan usil
Agar di sayang orang tua
Pergi marantau ka belitong
Indak lupo pai ka sawah
Adiak sayang alah sombong
Samanjak gatah murah
Jalan jalan ka solok
Jangan lupo bali manggi
Adiak gadi harus elok
Agar mudah disayangi
Makan randang di sawah ujuang
Jangan lupo jo sambal manih
Sungguh elok minanatu bujang
Sasuai jo anak gadih
naik bendi ke padang panjang
Jangan lupa singgah di basdo
Sungguh enak jadi orang bujang
Apolagi dimasa masa mudo
Sungguh enak telur itik
Apalagi bisa dibuat asinan
Sungguh enak berwajah cantik
Apalagi menjadi idaman
kalau hendak menggulai kerang
Rebus dahulu supaya merekah
Kalau ilmu setinggi terjang
Ajaran baik jangan diubah
Ditaman bermain adik
Disana membeli celana baju
Lomba berpantun sangat asyik
Agar siswa sumbar selalu maju
Jalan jalan ke surabaya
Jangan lupa membeli jarum
Cukup sekian pantun dari saya
Saya sudahi dengan assalamualaikum
Nama : Putri Anisya
Judul: Dengan pantun kita budayakan berbahasa dan bersastra indonesia
Pantun dari saya:
Bila saja kucing bisa terbang
Pastilah senang hati tuan
Saya anisya dari Sma 5 sijunjung
Datang kesini untuk berpantun
Tertawa Situn lihat Baba
Berguling-guling seperti ban
Pantun saya asal coba
Kalau salah tolong ajarkan
Musim durian Didi naik dahan
Saat memanjat jatuh dari batang
bagaimana rindu bisa tertahan
Jika jarak selalu membentang
Ketawa abang lihat jerawat
Karna wajah adek kaya kerikil
Ayo kawan kita sholat
Biar tak disangka anak bakil
Si Inap punya rambut ikal
Biar lurus dikasih lulur
Kenapa remaja banyak yang nakal
Karna zaman tidak teratur
Andai bulan ada dua
Pasti kucuri salah satu
Andau dirimu tidak mendua
Pasti diriku bersama denganmu
Anak buaya pakai topi
Dikasih dasi kaya pejabat
Terbatuk kakek minum kopi
Melihat nenek gaul amat
Dari batu tupai melompat
Sambil lihat buaya kena tipu
Jangan mau kena gombalan maut
Yang punya 1001 jurus jitu
Bersembunyi gergasi dibalik rumpun
Pastilah akan nampak jua
Niat saya ingin belajar pantun
Kalah menang nanti saja
Nenek-nenek goyang selasi
Selasi katanya obat manjur
Bolehlah saya dipilih seleksi
Biar bisa jumpa pak gubernur
Dikira kakang telah berpunya
Padahal nunggu adek selalu setia
Inilah karya saya apa adanya
Terimakasih telah membaca
Nama : HASNAH ANITA PUTRI
Tema : "Dengan pantun kita budayakan berbahasa dan bersastra Indonesia"
Paramba Nak Urang Unggan
Nak Lalu Kadalam Talang
Bapantun Bukannyo Sagan
Paralu Rokok Gak Sabatang
Kolik-Kolik Di Bawah Tebing
Tabang Malayok Ka Tanah Bato
Kasiah Tapalik Kanan Kuniang
Tagah Saketek Ramang Mato
Batang Kariang Kodok Pandalam
Batang Timpe Babelok Mudiak
Baju Kuniang Kodok Pandomam
Tiduah Baguluang Dalam Biliak
Ramilah Pasar Muaro Bodi
Rami Dek Anak Hari Sanjo
Taniat Bana Dalam Hati
Bilo Kito Kan Basuo
Mandi Ka Lubuak Pandakian
Udang Disangko Tali-Tali
Buruak Untuang Jo Bagian
Patang Di Sangko Pagi Hari
Dalamlah Air Batang Sumpu
Hanyuiklah Mumbang Limo-Limo
Dimano Adiak Tak Kan Ragu
Subanglah Hilang Ditalingo
Mandaki Lantiak Awik Kuniang
Manurun Tada Ka Sipuah
Sungguah Mato Lai Kan Dijinjing
Hati Jo Apo Kan Dilengah
Ikan Banamo Tumbuak Tobiang
Ditembak Anak Sirah Dadu
Adiak Sapantun Jo Baliang-Baliang
Amuah Taputah Dek Angin Lalu
Bukik Baku Jo Buki Tolang
Dek Satenggi Buki Singo
Tangguang Dek Ocu Den Pakalang
Aso Babanta Ompek Limo
Korek Otan Katali Timbo
Panimbo Rantau Rang Subarang
Tayiak Itan Lotakkan Iko
Asa Baduo Tompek Sayang
Ka Cirenti Kato Inyiman
Godang-Godang Muaronyo
Baruak Sakik Cigak Lah Damam
Tupai Lah Paniang Kapalonyo
Mandonguik Oto Di Kumanih
Maangkuik Gotah Katapian
Manangih Boning Disikoci
Andak Batamu Jo Jaitan
Putiak Pao Palantiang Pao
Guguah Sabuah Digungguang Ulek
Adiak Jauh Abangpun Jauh
Kasiah Batamu Dalam Surek
Putiah Atok Rumah Rang Payo
Tampak Nan Dari Gudang Godang
Sajak Mumuak Balam Tigo Gayo
Maratok Olang Sambiah Tabang
Awuah Di Tanam Batuang Tumbuah
Tumbuah Diparak Sigumanti
Kok Dapek Kato Nan Sungguah
Kariang Lawik Kan Kami Nanti
Dalamlah Ayiah Lubuak Lumping
Tampek Muaro Batang Somi
Uda Nan Elok Adiak Buang
Gunun Sarupo Badan Kami
Ramailah Pasha Rang Sisawah
Rami Dek Anak Rang Mangganti
Dek Ambo Bagarah-Garah
Usah Dibaok Masuak Hati
Anta Sapek Anta Mangkiro
Ramo-Ramo Didalam Gantang
Anta Dapek Anta Kan Tido
Kaji Lah Lamo Tak Barulang
Kalilawah Di Ateh Bukik
Anak Ruso Mati Tadabiah
Kok Tadawah Ambo Sadikik
Ka Bupati Minta Ampun Juo Ambo Nan Labiah
Mandaruik Bunyi Kapatobang
Marandah Tantang Pasha Solok
Adiak Tadanga Jo Urang
Siang Malam Mato Ndak Lalok
Hong Beri Hong
Ditingkek Tobu Cikowawu
Kecean Beriah Nan Sombong
Loncek Maeloh Talingo Kabau
Batang Macang Di Tangah Padang
Ditingkek Kali Duo Tingkek
Kalau Di Antang Amuahnyo Panjang
Kalau Dikumpah Amuahnyo Singkek
Nama : Anezha Hendra
Dengan Pantun Kita Budayakan Berbahasa dan Bersastra Indonesia"
Ke sawah membantu orang tua
Di sawah menanam padi
Saya Anezha dari kelas XII.IPA dua
Datang kemari untuk berpantun dan bernyanyi
Dari Sumpur Kudus ke Silantai
Tiba di sana membeli duku
Kalau kamu ingin pandai
Rajin-rajinlah menuntut ilmu
Kalau kamu ke Sumpur Kudus
Jangan lupa singgah ke SMA lima
Agar silaturahmi tidak terputus
Main-mainlah ke rumah Anezha
Dari Silantai ke Unggan
Tiba-tiba roboh Batang pohon
Hidup dan mati di tangan Tuhan
Kepada Allah kita bermohon
Pergi ke Padang membeli kue nastar
Dibeli untuk para tamu di rumah
Kalau kamu ingin menjadi orang pintar
Jangan lupa untuk selalu beribadah
Hari Jum'at pergi sholat Jum'at
Berdiri didekat pak Ahmat
Segeralah kalian bertobat
Agar selamat dunia akhirat
Pergi mandi ke Lubuk Pandakian
Terdengar burung bersiul merdu
Ilmu akhirat tuntutlah tuan
Barulah sempurna segala Fardu
Jalan-jalan ke Solok Selatan
Di Solok bermalam di rumah teman
Jangan takut dengan godaan setan
Karena kita orang-orang yang beriman
Ke Sawahlunto bertemu Mayang
Naik mobil bersama ayah
Jangan pernah tinggalkan sembahyang
Sembahyang itu amal ibadah
Dari Padang ke Unggan
Dari dunia ke akhirat
Hidup dan mati di tangan Tuhan
Jadi jangan berbuat maksiat
Pergi ke pasar membeli tebu
Tiba dijalan merasa letih
Bagaimana hati tak ragu
Kalau sudah rindu pada kekasih
Hari Senin memakai topi
Topi dipakai diatas kepala
Percuma bangun pagi sekali
Kalaulah sholat subuh tinggal juga
Makan mie rasa sambal matah
Mienya warna merah
Jadi murid jangan suka membantah
Kalau tak ingin guru marah
Jalan-jalan ke Jember
Jangan lupa membeli gelang
Cita-citaku ingin menjadi dokter
Agar bisa menolong orang
Nama : Efni Ertika Putri
Pergi ke pasar membeli bubur
Jangan lupa membeli pepaya
Salam hangat untuk Bapak Gubernur
Semoga selalu sehat sentosa
Daun kelapa berukuran panjang
Lebih hijau daun pandan
Saya efni dari SMA 5 Sijunjung
Datang berniat ingin berpantun
Desa Sumpur desa yang sejahtera
Makanan paling enaknya Sate Keno
Semoga sumbar selalu sejahtera
Di bawah pimpinan Bapak Irwan Prayitno
Malam hari hujannya lebat
Kapal jauh terbawa arus
Hendak hati menjadi orang hebat
Kemudian hari menjadi politikus
Barang siapa yang butuh lilin
Ambil saja di atas meja
Barang siapa yang tidak disiplin
Pasti hidupnya tidak akan bahagia
Pakai sepatu putih terkena marah
Berjalan ke pasar terkena getah
Mahalnya ilmu dan hidayah
Senantiasa ucapkan Alhamdulillah
Terang bulan di malam sepi
Cahaya memancar ke batang kelapa
Kepada orang tua harus berbakti
Agar hidup semakin bahagia
Kalau pergi ke pasuruan
Pakai baju jangan terbalik
Mantan jadi tidak karuan
Melihat adik makin menarik
Sungguh cantik si bunga mawar
Daunnya basah di siram hujan
Hidupnya elit berkoar-koar
Orang biasa ditertawakan
Sehabis hujan muncul pelangi
Dunia kini jadi terhiasi
Segala cobaan harus dihadapi
Temukan hikmahnya dengan hati
Kalau kamu mengangkat peti
Tolong masukkan bunga sekuntum
Itulah pantun dari Efni
Sekian Terima Kasih Assalamualaikum
Nama : Kelvin Andrean Nesta
''Dengan pantun kita budayakan berbahasa dan besastra Indonesia''
Jalan jalan sambil du suapin
Di suapin pakai tangan si pikun
Perkenalkan nama saya kelvin
Pergi kesini untuk berpantun
Ketemu manggis di telaga
Telaga manggis yang berkah
Kalau anda ingin masuk surga
Perbnyaklah amal ibadah
Setiap hari udin mengakses
Akses di beli dengan si Ajin
Kalau anda ingin sukses
Belajarlah dengan rajin
Si bujang membeli asam kadis
Asam kadia di beli dengan buku
Sungguh cantik rupamu gadis
Bila kau senyum pada diriku
Beli rembulan dengan semangka
Beli semangka yang gak ada lalat
Kalau anda tidak mau ke neraka
Maka jangan tinggalkan shalat
Beli gergaji sama kampak
Membeli gergaji yang terkenang
Kalau anda melawan ibu bapak
Pasti hidup tidak akan tenang
Punya uang untuk jajan
Jajan di beli sama bawa buku
Sungguh kau wanita pujaan
Maukah kau jadi kekasihku?
Beli manggis sama tamu
Tamu datang dengan tersandung
Sungguh manis wajahmu
Bila di hias dengan kerudung
Kota malang kota beruntun
Ke Malang membeli karang
Kalau anda belum berpantun
Berpantulah mulai sekarang
Ke kota Padang ke pulau Balkan
Ke pulau balkan sambil menyelam
Hanya itu yang dapat di sampaikan
Terima kasih dan wassalam
Nama : Fahdillah Ry
mari berteduh dipohon lindung
Jangan lupa bersikap tenang
Saya fahdillah dari sma 5 sijunjung
Kirim pantun untuk menang
Hari ini hujan gerimis
Besok lusa kita lari
Jangan suka sifat pesimis
Lebih baik percaya diri
megang pisau teriris kuku
Teriris saat makan ketimun
Lebih baik membaca buku
Dari pada duduk melamun
pergi ke pasar membeli mangis
Jangan lupa membeli bubur
Wahai adik jangan nangis
Disini abang datang menghibur
ulang tahun dihari minggu
Hari minggu turun hujan
Janganlah kamu suka menggangu
Karna itu dibenci tuhan
pergi ke pasar membeli buah
Jangan lupa bawa keranjang
Dengarkanlah kata petuah
Agar hidup menjadi senang
pergi kepasar beli kemeja
Kemeja dibeli warna jingga
Jangan suka jadi anak manja
Anak manja tidak berguna
sudah tau jalanya kasar
Mengapa abang menari_nari
Sudah tau adeknya nyasar
Mengapa abang mencari_cari
singgah dikedai beli meses
Di warung berjumpa bapak tua
Jika kamu sudah sukses
Jangan lupakan orang tua
ada orang beli mesin
Mesin dibeli untuk menjahit
Aku hanya orang miskin
Tidak punya banyak duit
Nama : Gelvia Aksa Yolanda
Judul : DENGAN PANTUN KITA BUDAYAKAN BERBAHASA DAN BERSASTRA INDONESIA
Ke pekalongan membeli sarung
Sarungnya mahal dari bunga karang
Saya Gelvia dari SMA 5 SIJUNJUNG
datang berpantun supaya menang.
Ayah ke ladang memetik semangka
Semangka di petik manis rasanya
Lebih baik bekerja dengan nyata
Daripada mulut penuh busa.
Jika pergi ke Padang Panjang
Jangan lupa pulang berlabuh
Jika kita ingin menang
Belajarlah dengan sungguh-sungguh.
Banyak sayur jual di pasar
Banyak juga menjual ikan
Carilah guru tempat belajar
Supaya jangan sesal kemudian.
Jika ingin mencari jodoh
Cari jodoh di Makasar
Jika tidak ingin bodoh
Banyak-banyaklah kamu belajar.
Kakek bercerita di waktu fajar
Cerita si kancil sudah tamat
Karena Allah niatmu belajar
Semoga engkau mendapat rahmat.
Tumbuh merata pohon tebu
Jika di makan harus di tebang
Banyak harta miskin ilmu
Bagaikan burung tak bisa terbang.
Bunga mawar bunga melati
Kalau di cium harum baunya
Banyak cara sembuhkan hati
Baca quran paham maknanya
Jika hendak kamu melamar
Jangan lupa bawa bunga
Jika siswa rajin belajar
Sudah tentu pastilah jaya.
Menyeberang sungai dengan perahu lusuh
Perahu berjalan dengan lambat
Jika ingin penyakit sembuh
Maka cepatlah untuk berobat
Jika ingin mendulang emas
Jangan lupa untuk berdoa
Jika murid tumbuh cerdas
Gurupun jadi ikut bahagia.
Nama : Tiara Agustin
Judul:"Dengan Pantun Kita Budayakan Berbahasa dan Bersastra".
Hari minggu ulang tahun rima
Dapat kado dari ali baba
Saya Tiara dari sma lima
Ikut berpantun memenangkan lomba
Malam minggu pai ka disko
Pai ka disko basamo samo
Capek kaki ringan tangannyo
Itu anak mudo jaman kini ko
Anak ketek budinyo santun
Indak lupo pulo jo agamonyo
Ambo kini sadang bapantun
Pahibur hati jikok nanlaro
Matahari terbit di timur
Tenggelamnya nanti di barat
Saya doakan semuanya panjang umur
Dan dalam keadaan sehat walafiat
Pergi kepasar membelu batik
Tidak lupa beli mentega
Si tesa memang gadis cantik
Panjang rambut kayak ekor kuda
pergi kelaut memanving ikan
Ikan dipancing ikannya nila
Kalu cinta tak terbalaskan
Sakit hati bukanlah kepala
mandi dikali berjajar jajar
habis mandi pergi ke pancuran
pergi sekolah untuk belajar
Bukan buang waktu untuk pacaran
simamat tidur di karang
tidurnya sampai tak sadar
anak muda jaman sekarang
dinasehati malah menghindar
banyak masa diantara masa
Tapi tak seindah masa lalu
Tidak sembayang sudah biasa
Membuat setan jadi sekutu
beli ayam tempat pak kurun
Masaknya didalam kuali
Cukup sudah saya berpantun
Asalamualaikum terima kasih
Nama : Syaidatin Aisyah
Judul: "Dengan Pantun Kita Budayakan Berbahasa dan Bersastra Indonesia"
Orang gendut makannya rakus
Perut kenyang hatinya senang
Saya Syaidatin dari Sumpur Kudus
Ikut berpantun berharap menang
Di Jakarta makan goreng ubi
Di Maluku makan sup jamur
Saya ingin menang festival ini
Supaya bertemu dengan Pak Gubernur
Buah mangga buah pepaya
Kayu api kayu jati
Sudah lama tidak berjumpa
Rasa hati rindu sekali
Pergi ke pasar waktu subuh
Diperjalanan turun hujan es
Belajarlah dengan sungguh-sungguh
Supaya jadi anak yang sukses
Anak tupai melompat tinggi
Burung dara terbang melayang
Niat hati wujudkan mimpi
Iringilah dengan sembahyang
Burung garuda burung merpati
Terbang tinggi ke angkasa
Sangat berharga ilmu yang tinggi
Karena kelak pasti berguna
Buat makanan bahannya pisang
Makan sate sama ketupat
Kalau ingin jiwamu tenang
Jangan lupa dirikan sholat
Si Aladin punya lampu ajaib
Kalau digosok jadi raksasa
Sembahyang itu adalah wajib
Kalau ingkar masuk neraka
Pergi ke pasar membeli tinta
Tintanya berwarna coklat
Untuk apa cantik jelita
Jika tidak menutup aurat
Baju lebaran berwarna biru
Dipakai saat silaturahmi
Sayangilah ayah dan ibu
Supaya Allah meridhoi
Nama : I.S.Mutia
Judul : Dengan Pantun Kita Budayakan Berbahasa dan Bersastra Indonesia.
Jalan-jalan ke Himalaya,
jangan lupa beli minyak zaitun.
Saya Mutia dari SMA lima,
ingin ikut lomba pantun.
Anak ayam turun ke rawa,
ditolong oleh Menjangan gajah.
Kasih dan sayang orang tua,
pasti untuk kita selamanya
Hari Rabu membeli kapak,
kapak dibeli di Surabaya.
Hormati Ibu juga Bapak,
agar kelak masuk surga.
Jika engkau membeli buku,
jangan dibeli di swalayan.
Jika engkau ingin banyak iku,
jangan suka malas-malasan
Tidur siang diatas papan,
bermimpi ke Pulau Pinang.
Jadi anak harus sopan,
pasti disayang semua orang.
Jika pergi ke Semarang,
jangan lupa bawa pengawal.
Jika ingin banyak uang,
menabung lah dari awal.
Jika kamu ke Sulawesi,
jangan lupa membeli semangka.
Jika kamu tidak ingin disakiti,
jangan suka bermain cinta
Siang hari mukul gendang,
gendang dipukul oleh Laksamana.
Jika ingin dihargai orang,
jangan jahat terhadap sesama.
Sungguh besar taman Cenayan,
dihiasi bunga Kamboja.
Acungkan jempol untukmu kawan,
karena engkau anak bertakwa.
Jika ingin pergi wisata,
pergilah ke Bukittinggi.
Jika masih ada rasa,
jangan pernah didustai.
Siang hari minum sirup,
sambil menggoreng sepotong singkonh.
Setelah hidup masih ada hidup,
jangan jadi pribadi sombong.
Riko mencari sebuah Cermai,
cermai dicari dibalik karang.
Cobalah hidup dengan damai,
dengan tidak mengusik orang.
Buk Atau punya cucu,
diberi nama Alwa.
Andai masih ada waktu,
perkuat lah iman dan takwa.
Banyak dosa ayo bertaubat,
jangan lagi pakai bikini.
Mengertilah wahai sahabat,
tentang diri yang lemah ini.
Jalan-jalan ke Indonesia,
sambil melihat Cedrawasih.
Itulah pantun dari saya,
cukup sekian terimakasih.
SMK N 1 SIJUNJUNG
Nama : Alex Sandra
Jalan-jalan ke pasar Cina
Tidak lupa membeli besi
Amal dan iman biar sempurna
Tidak akan jadi sesal dihati
Anak muda pergi berlayar
Sambil memakan buah papaya
Kalau kita rajin belajar
Tentu kita akan Berjaya
Pergilah masuk kedalam rumah
Sampai didalam memakan coklat
Apa guna orang ceramah
Untuk memberi nasehat amanat
Makan sirih bersama tuan
Sirih dimakan tidak berubah
Kalau ilmu tidak diamalkan
Bagaikan pohon tidak berbuah
Orang berjilbab menutup aurat
Sesuai dengan qur’an dan hadis
Orang muslim hidup beradat
Perangai sopan mukapun manis
Anak ayam lepas lagi
Ambil tali tolong diikat
Mencari ilmu tidak akan rugi
Buat bekalan dunia akhirat
Jalan-jalan ke Durian Gadang
Jagan lupa membeli rambutan
Kalau kita orang terpandang
Jaga wibawa dan kehormatan
Orang muda pergi ke Paris
Orang tua pergi berlayar
Laki-laki mulutnya manis
Jika bersumpah jangan di dengar
Orang tua memekai tongkat
Tongkanya patah di injak gajah
Apa guna rumah bertingkat
Kalau jarang bersedekah
Ramai orang membeli jamu
Jamu di minum di pohon redup
Bersungguh-sungguh mencari ilmu
Ilmu di cari penyuluh hidup
Nama : Mia Revalita
Teka-teki dibalas pantun
Baca puisi sambil makan
Ayo kita bangkit dan bangun
Agar hidup punya masa depan
Janur kuning telah melengkung
Tanda cinta telah berujung
Untuk apa kita termenung
Mari kita maju dan beruntung
Buah semangka dipotong-potong
Buah durian dicamprur ketan
Untu apa pergi berperang
Kalau tidak akan melawan
Jalan-jalan ke Malaysia
Singgah sejenak diselat malaka
Apalah arti sebuah Indonesia
Tanpa ada kata merdeka
Pergi ke India lupa arah
Sampai di Cina hilang kesadaran
Tak ada hari bersejarah
Selain dari hari kemerdekaan
Berlibur ke tanah sirah
Pulangnya pakai kereta
Jangan ada kata menyerah
Karena keberhasilan didepan mata
Bunga mawar bunga kamboja
Tak seharum bunga melati
Banayak pahlawan yang berjasa
Tapi tak semulia yang mati
Pergi kekebun dengan bergaya
Sampai dikebun salah arah
Ayo kita saling berkarya
Agar Indonesia menjadi terarah
Main bola di hari petang
Mainnya dilapangan
Biar kan masa muda hilang
Asal kan masa depan ditangan
Raja memang sangat berkuasa
Sampai-sampai merenggut nyawa
Menang kalah hal biasa
Asalkan berusaha dengan segenap jiwa
Nama : Insan Adit Nugraha
Ada artis Ucok Baba
Anaknya bernama salsa
Buat apa coba narkoba
Karna itu membuat dosa
Kerumah sakit dewi sartika
Rumah sakitnya sangat ternama
Jauhi Bandar narkoba
Dekatilah para ulama
Masakan enak ya pakai bumbu
Bumbunya bumbu kaldu
Jangan pernah menghisap sabu
Karena sabu membuat candu
Kewarung pergi belanja
Warungnya punya bu lala
Jangan pernah mencoba ganja
Karena ganja membuat gila
Berjelajah kedalam hutan
Disana ada yang lomba
Jagalah kesehatan
Hidup sehat tanpa narkoba
Lihat konser cita-citata
Konsernya di solok amba
Jagalah kesehatan kita
Jauhi sabu dan juga ganja
Kesungai menumpang mandi
Diasana ada bu susi
Kepada muda dan mudi
Jauhi lah pil ekstasi
Refresing ke kolam renang
Air nya hangat dari belerang
Kalau hidup mau tenang
Jauhi obat-obatan terlarang
Sekeluarga kerestoran
Disana makan-makan
Jika kita saying badan
Jangan pernah mabuk- mabukan
Pergi main kerumah rara
Rumahnay di soslok amba
Jika taat pada Negara
Jahuilah nama narkoba
Nama : Ladika Rahayu
Jalan-jalan ke Padang panjang
Jangan lupa membeli buah
Kalau ingin dipandang orang
Berbakti kepada ibu dan ayah
Buah manggis buah rambutan
Buah jeruk asam rasanya
Jangan menangis kakak katakan
Hidup mati kuasa-Nya
Buat apa tanam bunga
Lebih baik tanam pohon
Buat apa jatuh cinta
Lebih baik patuhi tuhan
Janganlah lupa membawa bekal
Kalau akan pergi ketempat keramat
Sering-seringlah menabung amal
Agar bahagia dunia akhirat
Buat gulai dari kelapa
Jangan lupa dicampur tahu
Kalau ingin ke negeri belanda
Rajin-rajin lah menuntut ilmu
Jalan-jalan ke pasar malam
Jangan lupa naik roda maut
Tempat terakhir namanya makam
Karena malaikat maut akan menjemput
Jika menanam tebu diladang
Jangan lupa menanam kopi
Kalau ingin disegani orang
Perbaiki akhlak dan budi pekerti
Dilapangan main layang-layang
Layangannya terbang tinggi
Rajin-rajin lah sembahyang
Diiringi dengan mengaji
Hidup didunia tidak berilmu
Tak akan berguna dimasa depan
Jangan ikuti hawa dan nafsu
Jika tidak ingin sesal kemudian
Beli tas berwarna biru
Sepatunya berwarna coklat
Akhlak buruk jangan ditiru
Karena itu jalan yang sesat
Nama : Rama Wulan Citri
Beli tikar satu bal
Tikarnya lama bertahun-tahun
Dari pada kita ngegombal
Lebih baik kita berpantun
Diatas meja ada gelas
Gelas nya pecah karena rama
Dari pada nyanyian gak jelas
Lebih baik salawatan bersama
Ada pak RT ada pak Lurah
Salah satu dari mereka pergi ke gua
Kalau anda sering marah-marah
Nanti anda cepat tua
Pergi jelajah ke gua-gua
Nasi habis tidak bisa makan
Banyak-banyaklah berdoa
Agar cita-itanya terkabulkan
Ada orang namanya aan
Aan punya adik namanya rifan
Dari pada kita berdua-duan
Lebih baik kita ta’arufan
Beli minum untuk tamu
Minumannya taruh di gelas
Banyak-banyak lah menuntut ilmu
Biar bisa jadi juara kelas
Pergi ke warung beli mihun
Ditengah perjalanan ada babi
Dari pada ngerayain ulang tahun
Lebih baik ngerayain isra’ mi’raj nabi
Bikin surat untuk siratih
Isinya ada tersirat dan tersurat
Kalau kamu dongkol dalam hati
Tak akan selamat dunia akhirat
Kalau salah sering mencoba
Jangan takut ada kesalahan
Jangan coba-coba pakai narkoba
Sekali mencoba nanti ketagihan
Pergi kesekolah bersama sonya
Pergi nya hanya berjalan
Lebih baik sering bertanya
Dari pada sesat di jalan
Nama : Velly juwika putri
Ketoko bangunan beli pahat
Beli pahat disuruh paman
Kalau terpilih jadi pejabat
Visi misi utama jangan dilupakan
Pagi –pagi naik motor
Motornya motor baru
Wahai engkau tikus-tikus kantor
Tolong hentikan kebuasan mu
Ke warung beli roti
Rotinya jatuh jadi kotor
Percuma punya jabatan tinggi
Kalau masih jadi koruptor
Di apotik beli obat,
Di warung beli makanan.
Seharusnya bagi para pejabat,
Kesejahteraan masyarakat yang diutamakan.
Jalan-jalan ke sumedang
Sebelumnya ke Jakarta
Percuma punya harta segudang
Tapi rakyat nya masih menderita
Pak budi gembala sapi
Sapi pak budi jumlahnya lima
Kalau sudah duduk dikursi
pejabat lupa dengan janjinya
Jalan-jalan di tepi pantai
Sambil jalan melihat ikan
Banyak caleg dan juga partai
Tak satu pun yang meyakinkan
Dihutan ada ulat
Disungai ada ikan
Wahai para wakil rakyat
Jangan Cuma janji coba buktikan
ke Yogyakarta beli gudeg
gudeg ny dijual pak kinos
hanya satu modal janji caleg
yaitu baju kaus yang tulisannya coblos
Nama : Adhek Syaftio Mulya
Jika hati sedang merana
cobalah singgah disebuah taman
siapa gerangan nama nona
boleh kah kita untuk berteman
Makanan sehat adalah sayuran
tapi jangan yang ada serangga
bolehkah abang berkenalan
dengan bidadari dari syurga
Jalan-jalan ke kota padang
Naik delman kududuk didepan
Akhirnya aku memandang
Perempuan cantik gambaran masa depan.
Ada bidadadari dari khayangan
Turun kebumi untuk mandi
Ingin rasanya berjabat tangan
Dengan nona cantik idaman hati
Di dunia ada banyak warna
Warna merah adalah lambing api
Betapa cantiknya nona
Dengan senyuman berlesung pipi
Dinegara arab ada kota Jeddah
Itu adalah sebuah kota yang ternama
Senyum nona begitu indah
Bagai bulan yang sedang purnama
Tetap indah bunga melati,
Yang tidak mempunyai banyak warna.
Betapa bahagianya hati,
Bertemu makhluk yang hampir sempurna.
Big bang ada di eropa
Jam gadang ada diminang
Walau sekali kita berjumpa
Wajah nona selalu terkenang
Buah yang pahit itulah mengkudu
Walau begitu tetap saja laris
Bagaimana hati tak rindu
Dengan pemilik senyum termanis
Cantiknya warna burung merpati
Ada putih dan ada yang belang
Jikalau rindu belum terobati
Makanpun tidak bisa kenyang