Padang, 20 Agustus 2017 PEMBUKA Assalammualaikum w.w Ulangi lagi 16420. Terik matahari terasa mulai menyengat Di Pantai Muaro Lasak, di waktu pagi Karena salam belum dijawab semangat Mari kita ulangi sekali lagi Wassalam 16421. Angin sepoi di pantai terasa hangat Siswa berdatangan dari pelosok Sumatra Barat Karena salam sudah dijawab semangat Kita doakan semua siswa jadi orang hebat Hormat Selamat pagi 16422. Tugas rutin seorang Garin Bangun subuh tetap berani Selamat pagi semua hadirin Cerah terasa pagi ini Kakanwil Kumham 16423. Memang ramai siswa yang jadi peserta Lengkap ada pria dan juga wanita Hadir Kakanwil Kumham bersama kita Akan memberikan sertifikat hak cipta Selamat datang tamu Jakarta 16424. Jalan bergelombang tidaklah rata Tetap sama sampai ke ujung Selamat datang tamu dari Jakarta Kedatangan Bapak kami tersanjung Selamat datang guru 16425. Terasa gurih dendeng paru Makan dengan suami duduk bersanding Selamat datang juga kepada para guru Ikut mendampingi siswa bertanding 16426. Dorong-dorong gerobak trolly. Di dorong anak sambil tertawa Tandanya sekolah memang peduli Mengikutkan lomba para siswa Selamat pagi ananda 16427. Terlihat gagah burung Garuda Lambang negara Indonesia Selamat pagi semua Ananda Semua wajahnya terlihat ceria Maaf tak tersebut 16428. Menuju Padang, mobil dikebut Menyusuli semua motor dan bis Maaf bapak ibu tak semua disebut Kalau semua disebut, sampai siang takkan habis Pengantar Bukan sembarang lomba 16429. Bukan domba sembarang domba Sedang memakan daun "Petai Cino" Bukan lomba sembarang lomba Tapi Lomba Pantun Ala Irwan Prayitno Seleksi 123 16430. Finalis terpilih begitu ketat Lima puluh siswa siap jiwa raga Hadiah diperoleh secara bertingkat Terbaik satu dua dan juga tiga MURI dan hak cipta 16431. Jadikan pantun kebiasaan sehari hari Karena pantun sudah jadi budaya kita Hari ini ada penyerahan rekor Muri Juga ada pemberian Hak Cipta Kemerdekaan 16432. Mari kita bersama isi Kemerdekaan Bisa melalui Lomba Pantun Spontan Budayakan pantun juga perjuangan Karena Pantun satu ciri kebangsaan ISI Warisan Dunia Berjuang pantun jadi kebiasaan 16433. Kota Padang kota bengkuang Di pantai Padang tak pernah bosan Kami memang sedang berjuang Berpantun menjadi suatu kebiasaan Pantun jadi warisan dunia 16434. Panjang kumisnya si ikan lele Lele dipelihara tidak sia-sia Jangan sekali-sekali menganggap spele Pantun akan dijadikan warisan dunia 16435. Shalat lima waktu tidaklah berat Rukuk, Berdiri serta Sujud Itulah perjuangan Sumatera Barat Semoga cita-cita ini bisa terwujud Libatkan semua 16436. Terdengar ketawa terbahak-bahak Rupanya tamu di beranda Kami libatkan semua pihak Baik yang tua apalagi pemuda Lomba Pantun, terbiasa 16437. Ambil ember ambil juga timba Mengangkat air memang berat Kini berpantun diadakan lomba SMK/SMA/MA Sesumatera Barat Agar pemuda bergairah 16438. Memandang ke bawah di pinggir Lurah Jalan ke bawah dicari akal Biar pemuda merasa bergairah Untuk terbiasa dengan budaya lokal Budaya lokal dilestarikan 16439. Latihan nyanyi latihan vokal Lagu gamad yang didendangkan Pantun adalah budaya lokal Yang perlu kita lestarikan Berlatih, biasa 16440. Berladang jauh di pinggir dusun Berladangnya aman, petanipun kerasan Berlatih terus membuat pantun Sampai nanti menjadi kebiasaan Jadikan pantun kebiasaan 16441. Rapi tersusun si batu bata Terlihat tukang menyusun sendiri Berpantun-pantun budaya kita Jadikanlah kebiasaan sehari-hari Generasi muda penerus perjuangn 16442. Ada berbelok ada lurus Jalan mendaki tak ada halangan Generasi muda adalah generasi penerus Untuk melanjuntukan cita-cita perjuangan Lomba pemenang Banyak berpartisipasi 16443. Seekor cecak merayap di dinding Gigitan cecak tidaklah beracun Begitu banyaknya siswa bertanding Ikut berpartisipasi di Festival pantun Apresiasi 50 orang 16444. Bersarang elang di pinggir jurang Diganggu-ganggu tidak beralih Saya apresiasi yang lima puluh orang Dari 800 orang yang dipilih Kabupaten kota 16445. Sumatra Barat tempat orang berwisata Pantainya tak kalah dengan pantai Kuta Siswa siswa dari 17 kabupaten kota Ikut serta di lomba jadi peserta Apresiasi Padang Pariaman 16446. Pergi libur ke rumah Paman Paman bekerja sebagai petani Apresiasi kepada Padang Pariaman Yang terbanyak ikut hari ini 16447. Sejak pagi panitia berdiskusi Agar peserta tidak curang Memang Padang Pariaman mendominasi Ada pesertanya 16 orang Jangan kecil hati 16448. Pulang ke kandang itik sarati Terbang melayang sikunang-kunang Sekolah lain jangan berkecil hati Peserta yang banyak belum tentu menang 16449. Kalau buncah si kelekatu Burung walet berbalik-balik Siapa tahu pesertanya satu Tapi itulah yang menjadi terbaik Jangan putus asa 16450. Ditembak pemburu seekor rusa Rupanya pemburu ada berlima Jadi janganlah berputus asa Semua punya kesempatan yang sama Partisipasi Sekolah Sekolah tidak ikut 16451. Bekerja sendiri terasa takut Sampai malam pingin lembur Ada sekolah yang tidak ikut Nanti Kepala Dinas akan menegur Ditegur kadis 16452. Naik haji bersama muhrim Biaya haji dibayar lunas Ada Kabupaten yang tidak mengirim Juga ditegur oleh Kepala Dinas Juri netral 16453. Pelihara etika jagalah moral Kalau dihardik janganlah kesal Semua juri adalah netral Tidak melihat daerah asal Juri mutlak 16454. Nyaring bunyinya siburung jalak Terbang belalang langsung dicegat Hasil keputusan juri adalah mutlak Jangan pernah mengganggu gugat Juri maksimal 16455. Perkuat Iman perbanyaklah Amal Kepada akhirat haruslah yakin Juri bekerja secara maksimal Lomba berpantun bukan main-main Kedepan setiap tahun dilombakan 16456. Di perbatasan ladang dipasang rajut Menghambat ciling dari gurun Lomba berpantun akan berlanjut Akan diperlombakan setiap tahun Agenda tetap 16457. Tersangkut layangan di atas atap Talinya menjuntai panjang sejengkal Kita jadikan agenda tetap Lomba berpantun kearifan lokal PENUTUP Terimakasih ikut serta 16458. Di Daerah Tarok Lubuk Bonta Kini sudah tak ramai lagi Terima kasih atas ikut serta Saya beri apresiasi yang tinggi Selamat yang terbaik 16459. Pergi mandi di Batang Tabik Berangkat pagi pukul delapan Selamat kepada yang terbaik Bisa bertahan di tahun depan Yang belum, terus berlatih 16460. Ada gelamai ada batih Mutu produknya selalu terpelihara Yang belum dapat, terus berlatih Insya Allah nanti bisa juara Lanjutkan terus berpantun 16461. Jangan sering menonton kartun Membuat mata menjadi lelah Lanjutkan terus berpantun-pantun Terus biasakan di sekolah-sekolah Wassalam 16462. Di puncak tiang Sang Merah Putih Tiangnya kokoh tak akan runtuh Cukup sekian dan terima kasih Wassalamalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
