656. Pantun Pembinaan Warisan Budaya Dunia Kota Tambang Kota Sawahlunto

Padang, 19 April 2017

PEMBUKA
Assalammulaikum w.w 
Ijin berdiri
11351.	Terasa penat di kaki kiri 
	Naik lift terpaksa berputar 
	Mohon izin tegak berdiri 
	Di atas podium agak sebentar 

Sama dengan duduk
11352.	Tampil di depan percaya diri 
	Peserta banyak tak pernah gengsi 
	Walaupun saya tegak berdiri 
	Batinnya sama dengan duduk di kursi 

Hormat
Jony wongso
11353.	Ke Bandara melewati Baso 
	Rencana siang ini mau ke Jember 
	Hadir disini Bapak Jony Wongso 
	Hadir sebagai narasumber 

11354.	Acara selesai menjelang petang 
	Pulang dijemput oleh suami 
	Bapak Jony Wongso selamat datang 
	Arahan Bapak, penting bagi kami 

Nurmatias
11355.	Pembukaannya pas tidak tertunda 
	Karpet merah sudah dibentang 
	Dari BPCB juga ada 
	Bapak Nurmatias selamat datang 

Eko Alvares
11356.	Persiapan panitia semuanya beres 
	Rundown acara sudah dibagi 
	Hadir juga Bapak Eko Alvares 
	Penggiat budaya yang tak asing lagi 

Eko Alvarez
11357.	Terasa pedas memakan lotek 
	Dua piring tidak berani 
	Bapak Eko Alvarez seorang arsitek 
	Selamat datang di acara ini 

Taufik Efendi
11358.	Banyak pakar yang punya kaliber 
	Banyak juga yang tidak bersuara 
	Taufik Efendi juga narasumber 
	Juga sebagai pelaksana acara 

Hendri Thalib
11359.	Kegiatan dihelat selama tiga hari 
	Penanti tamunya berkain suto 
	Hendri Thalib menyempatkan diri 
	Memang datang dari Sawahlunto 

Selamat datang tamu
11360.	Ke tempat acara beriringan 
	Datang bersama berkawan-kawan 
	Selamat datang tamu undangan 
	Banyak yang hadir dari Budayawan 

Pengantar
Warisan budaya dunia di Sawahlunto
11361.	Hijau-hijau si rumput banto 
	Tumbuh di sungai berpilin-pilin 
	Warisan Dunia memang di Sawahlunto 
	Itulah dia Tambang Batu Bara Ombilin 

ISI
Warisan dunia, tambang
11362.	Keluaran baru mobil Xenia 
	Lebih seratus juta harga brutto 
	Kita memelihara warisan dunia 
	Bekas tambang di Sawahlunto 

Warisan dunia pelihara, pakar diundang
11363.	Gagal sekali janganlah jera 
	Kekuatan baru harus dirancang 
	Warisan ini harus kita pelihara 
	Makanya pakar kita undang 

Kereta Api hidupkan
11364.	Semua peserta terlihat rapi 
	Ruangan acara sudah di tata 
	Dulu ditembus oleh Kereta Api 
	Kita hidupkan kembali Kereta Api wisata 

Sawahlunto kecil, banyak peninggalan
11365.	Walaupun tinggal di daerah terpencil 
	Dengan masyarakat bawah tetap peduli 
	Kota Sawahlunto memang kecil 
	Peninggalan warisan budaya banyak sekali 

Merasa miliki
11366.	Dari Sawahlunto jalannya mendaki 
	Di pertengahan mesin mobil mati 
	Kita semua harus merasa memiliki  
	Kita pelihara dengan sepenuh hati 

Jangan abaikan
11367.	Dulu memang ada kereta 
	Ke tempat tambang ditujunya 
	Warisan Dunia di tempat kita 
	Jangan pernah kita mengabaikannya 

Mari peduli lingkungan 
11368.	Boleh tinggi berangan-angan 
	Dengan kemampuan harus serasi 
	Mari peduli dengan lingkungan 
	Masih banyak yang belum dibenahi 

PENUTUP
Itulah
11369.	Kini tambang kita apungkan 
	Tambang tua zaman ke zaman 
	Itulah yang dapat saya sampaikan 
	Semoga bisa jadi pedoman 

Maaf kalau salah
11370.	Memang tambang bercelah-celah 
	Biar aman para penambangnya 
	Minta maaf ada yang salah 
	Saya menyampaikan apa adanya 

Sekian
11371.	Dari Surian ke bukit Selasih 
	Cukup sekian dan terima kasih