979. Pantun Rapat Inflasi dan tindaklanjut MoU antara Propinsi Sumatera Barat dengan Kota Batam

Padang, 8 Desember 2017

PEMBUKA
Hormat
Selamat pagi	
21888.	Baru datang dari Rantau Prapat
	Sibuk-sibuk mengurus bagasi
	Selamat pagi peserta rapat
	Kita bahas lagi tentang inflasi

PENGANTAR
Tindak lanjut MoU
21889.	Uang kertas berlipat-lipat
	Ambil sehelai pembayar taksi
	Tindak lanjut MoU perlu dipercepat
	Biar bisa cepat realisasi

21890.	Dipotong-potong menjadi balok
	Baru ditebang pohon mahoni
	Ada BIada juga Bulog
	Banyak peserta rapat di pagi ini

Terkait inflasi diundang
21891.	Kini ramai di tanah kongsi
	Sampai larut pemuda begadang
	Memang semua terkait dengan inflasi
	Itulah makanya kita undang

ISI
Dipantau terus
21892.	Gadis kecil memakai lontin
	Cincin di jari juga ada batu
	Membahas inflasi haruslah rutin
	Karena inflasi terjadi setiap waktu

Harga dipantau
21893.	Menangkap kepiting di Pantai Purus
	Selesai menangkap langsung mandi
	Makanya harga dipantau terus
	Fluktuasi harga selalu terjadi

Operasi pasar
21894.	Pohon durian pohonnya besar
	Buahnya dimakan sambil jongkok
	Kalau perlu, operasi pasar
	Untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok

Pengaruh inflasi
21895.	Nampak buaya mengintai mangsa
	Orang di sungai melepas jala
	Pengaruh inflasi sangat luar biasa
	Jangan dibiarkan merajalela

21896.	Tinggal dijual bahan bakar petramax
	SPBU jauh di daerah Paingan
	Inflasi menyangkut dengan masyarakat banyak
	Kita Pemerintah harus turun tangan

Jalan keluar
21897.	Remaja putri sibuk menenun
	Kain ditenun dasarnya halus
	Gedung inflasi juga kita bangun
	Memang kita selalu serius

21898.	Pemain futsal memang berlima
	Biasanya main selepas senja
	Inflasi tanggungjawab kita bersama
	Bukan tanggungjawab BIsaja

Bulog tangung jawab
21899.	Enak didengar irama rebab
	Biasanya selesai menjelang Subuh
	Bulog juga bertanggungjawab
	Semua kita harus sungguh-sungguh

21900.	Dari Tapakis ke Ringan-ringan
	Tidak ketemu orang pandai besi
	Laporkan terus kondisi lapangan
	Biar bisa segera diantisapasi

Kita ketemu
21901.	Habis dua makan ketupat
	Kata dokter masih dilarang
	Kita bahas dalam rapat
	Makanya kita bertemu sekarang

Bersama urus inflasi
21902.	Sudah bersih sungai Lampasi
	Memang dasarnya berbatu-batu
	Mari bersama urus inflasi
	Agar masyarakat bisa terbantu

21903.	Masih eksis mereknya bata
	Dulu mereknya sangat terkenal
	Memang itulah pekerjaan kita
	Mengurus masyarakat secara maksimal

PENUTUP
Wassalam
21904.	Hutang piutang segeralah tagih
	Jangan hanya acuh tak acuh
	Cukup sekian dan terima kasih
	Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh