1298. Pantun Nasihat Pernikahan Rani Lutfi

Padang, 14 Juli 2018

PEMBUKA
Hormat
Yuhardimon
30483.	Laris manis filem Dora Emon 
Ditonton anak dimana-mana 
Kini bermenantu Bapak Yuhardimon 
Senanglah hati Ibu Wisna 

30484.	Seni tradisional bermain silat 
Silat bukanlah tradisi murahan 
Berbesan dengan Bapak Asa'ad 
Dengan Ibunya Artina Burhan 

30485.	Ramai bunyinya burung tempua 
Ular di sarangnya jadi pemicu 
Anak seorang jadi berdua 
Kini berharap menimang cucu 

30486.	Jika besar air di hulu 
Eloklah mandi di bagian tepi 
Biarlah bekerja mundur dulu 
Asal bermenantu dengan Luthfi 

Pengantar
30487.	Kembang di taman bunga dahlia 
Dijadikan anak tempat berselfi 
Hari ini hari bahagia 
Nikahnya Rani dengan Luthfi 

ISI
Nikah sunnah
30488.	Dua sehari meminum kapsul 
Kebiasaan sebelumnya tidak pernah 
Memang begitulah disuruh Rasul 
Untuk segera melaksanakan Sunnah 

30489.	Urut patah di daerah Toboh 
Kaki yang patah bisa melangkah 
Kalau sudah ketemu jodoh 
Segera laksanakan akad nikah 

30490.	Hinggap di bunga sirama-rama 
Burung elang di puncak beringin 
Jangan ditunggu lama-lama 
Nanti bisa masuk angin 

Pesan khusus
30491.	Memang harum kayu cendana 
Hidung mencium tak pernah jemu 
Kalau jodoh tak akan kemana 
Teman sekantor akhirnya ketemu 

30492.	Tanda patuh tandanya setia 
Selalu bekerja sesuai perintah 
Hanya di keluarga bisa bahagia 
Hanya di keluarga bisa berkeluh kesah 

30493.	Dibeli motor bermerek honda 
Dibawa anak ke Sungai Pua
Syukurilah pasangan yang ada 
Insya Allah Rani Lutfi akan bahagia
 
30494.	Bergoyang-goyang daun keladi 
Gugur daunnya si pohon jati 
Pasangan hidup adalah teman abadi 
Orang yang memang saling mengerti 

30495.	Tukarlah persneling jika di pendakian 
Jangan dipakai persneling tiga 
Ciptakan pasangan saling pengertian 
Sehingga dirasakan pentingnya keluarga 

30496.	Angin kencang patahlah ranting 
Hampir seminggu badai melanda 
Saling memahami sangatlah penting 
Karena bersatunya dua pribadi berbeda 

30497.	Walau maharnya sebuah sajadah 
Jangan dilihat dari harga 
Sudah menikah jangan lupa ibadah 
Karena ibadahlah penuntun keluarga 

Pesan umum
30498.	Jika takut berbuat dosa 
Mengingat Tuhan yang paling utama 
Bertengkar sedikit itu biasa 
Tapi jangan di malam pertama 

30499.	Soto enak di Muaro Kalaban 
Banyak pengunjung setiap hari 
Biarlah Rani yang berkorban 
Dari pegawai bank mengundurkan diri 

30500.	Ambil seutas tali rafia 
Elok dipotong dengan belati 
Bukan pengorbanan yang sia-sia 
Asal menikah dengan pujaan hati 

30501.	Pergi berburu ke rimbo panti 
Bekal dibawa untuk makan 
Masalah rezeki masalah nanti 
Yang penting nikah didahulukan 

30502.	Memang keong jalannya lambat 
Cangkang dipikul tidaklah ringan 
Pasangan ini memang hebat 
Mau berkorban demi pasangan 

30503.	Jika pasangan dalam bertunangan 
Tingkah laku selalulah jaga 
Suami adalah sebagai junjungan 
Menjadi tauladan dalam keluarga 

30504.	Eloklah buku diberi sampul 
Tentu belajar selalulah rajin 
Jadikan keluarga tempat berkumpul 
Jalin komunikasi secara rutin 

30505.	Hanya kakak tua yang punya jambul 
Letaknya di kepala bagian atas 
Memang asik kalau sudah berkumpul 
Semua persoalan bisa tuntas 

30506.	Pohon durian banyaklah dahan 
Jalan raya menurun mendaki 
Urusan rezeki urusan Tuhan 
Selagi hidup pasti ada rezeki 

30507.	Badan basah berpeluh-peluh 
Kotor kaki juga tangannya 
Yang penting jangan mengeluh 
Tuhan sayang kepada umatnya 

30508.	Ngarai Sianok begitu indahnya 
Lembah dan bukit nampak mengitari 
Biarkan anak mengurus rumah tangganya 
Rumah tangganya jangan campuri 

30509.	Dibeli batiah dibeli gelamai 
Dibeli juga si ikan belut 
Yang penting mereka damai 
Jangan kita banyak menuntut 

30510.	Pohon pisang setinggi badan 
Baru ditanam pohon pepaya 
Hidup berkeluarga banyak godaan 
Jangan keluarga sampai teraniaya 

30511.	Ada anak bermain tali 
Di hari minggu waktu pagi 
Ijab kabul cukuplah sekali 
Jangan berniat sekali lagi 

30512.	Musim rambutan dan musim mangga 
Musim juga sibuah naga 
Sayangilah anak dan keluarga 
Jangan dilihat rumput tetangga 

PENUTUP
30513.	Asik di pantai berselfi-selfi 
Mentari terbenam juga dinanti 
Semoga bahagia Rani dan Luthfi 
Kalaupun bercerai, cerainya cerai mati 

Wassalam
30514.	Di depan mertua janganlah risih 
Isteri sendiri boleh disentuh 
Cukup sekian dan terima kasih 
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh