Jakarta, 28 Maret 2017 PEMBUKA Hormat Is Anwar 10178. Ikan gurami ikan air tawar Di dalam kolam di dekat parak. Hadir disini Bapak Is Anwar Yang bergelar Datuak Rajo Perak. PWI pusat 10179. Usaha dagangnya maju pesat Hasil konveksinya berkarung-karung Istimewa kepada PWI Pusat Selamat datang di Balairung. 10180. Pergi merantau si orang Padang Bekal dibawa sebungkus rendang PWI Pusat sengaja diundang Tugas berat akan menghadang. Tokoh hadir 10181. Memang Jakarta langganan banjir Drainasenya perlu pembaharuan Banyak tokoh yang telah hadir Tokoh Minang di perantauan. Terima kasih yang hadir 10182. Rantau dan ranah jangan tersisih Satu Sumatera Barat jadi angan-angan Kepada yang hadir terima kasih Janganlah bosan menghadiri undangan. Maaf tak disebut 10183. Rantau dan ranah seirama Ada masalah duduk semeja. Banyak tokoh tidak tersebut nama Maaf diminta tidak disengaja. Pengantar Terima kasih 10184. Mimpi telah jadi kenyataan Harap harap cemas dirasakan Kini Terima kasih kami ucapkan PWI Pusat telah buat keputusan. HPN tahun depan 10185. HPN bukan hari sembarangan Berkumpulnya seluruh wartawan Kini muncul rasa kebanggaan HPN di Sumbar tahun depan. Hari silaturahim 10186. Kini bunga mulai bersemi Banyaklah hinggap si kunang-kunang Hari ini kita bersilaturahmi Di Hotel Balairung dengan perantau Minang Silaturahmi, panjang umur 10187. Dulu di Padang kini berpindah Ketiga anaknya laki-laki Silaturahmi itu sangat indah Memanjangkan umur dan memurahkan rezeki. Silaturahmi, mudahkan urusan 10188. Ada menantu ada juga besan Semua ide kini ditampung Silaturahmi juga memudahkan urusan Apalagi dengan orang sekampung. Awal bertemu 10189. Ini awal kita bertemu Ke depan kita atur waktu Memang inilah yang ditunggu HPN Sumbar yang dituju. ISI HPN tahun depan 10190. Empat-empat jadi delapan Kalau menjumlah jangan berkurang HPN di Sumbar tahun depan Hari Pers Nasional kata orang. Insan Pers datang 10191. Agak macet di jalan Ketintang Terlambat ke Bandara jadi sia-sia Insan Pers semua akan datang Dari seluruh wilayah Indonesia. Presiden hadir 10192. Pergi merantau ke tanah Jawa Kini menetap di Provinsi Banten Ada yang datang paling Istimewa Dihadiri oleh Bapak Presiden. Sumbar jadi ramai 10193. Nagari Payakumbuh terkenal Galamai Tiap hari dimakan tak pernah jenuh Sumatera Barat akan begitu ramai Tempat penginapan akan penuh. UMKM habis 10194. Sejak kecil hobinya tenis Pulang pergi menaiki bis Kuliner Padang akan laris manis Hasil UMKM akan diborong habis. Beban berat 10195. Terasa pedas si bakso urat Dimakan bersama anak dan menantu Beban ini terasa berat Akan sukses ranah dan rantau bersatu. Satukan langkah pikiran 10196. Dapat oleh-oleh sehelai selendang Selendang indah hasil bordiran Itulah alasan perantau diundang Menyatukan langkah serta pikiran. HPN Februari 10197. Datang beriringan suami istri Dari parkiran langsung berjalan Acara HPN di Bulan Februari Di awal bulan tanggal Sembilan. Siapkan diri 10198. Dulu jualan di pasar Turi Hutang piutang selalu beres Dari sekarang mempersiapkan diri Biar acara bisa sukses. Mohon masukan 10199. Jangan ikut kalau tawuran Semua cita-cita akan sirna. Mohon diberi masukan dan saran Biar persiapan menjadi sempurna. Mohon dibantu 10200. Harap sabar menunggu giliran Pergi Umrah di bulan Juli Mohon dibantu sesuai peran Sebagai wujud dari rasa peduli. Dukungan Pusat dan Perantau 10201. Duduk santai di atas anjungan Melihat pemandangan sangat memukau Pemprov Sumbar butuh dukungan PWI Pusat dan dari perantau. Fokus HPN, realisasi 10202. Hari lebaran di bulan Juni Berbaju baru juga sepatu Fokus HPN pertemuan ini Diharapkan realisasinya sejalan waktu. Sukses HPN, harga diri 10203. Sesempit apapun manfaatkanlah peluang Jangan ditunggu berhari-hari Sumatera Barat tidak banyak uang Kesuksesan HPN adalah harga diri Harga diri masyarakat Minang 10204. Ada yang berminat tunjuklah jari Sekali tawar jadi pemenang Bukan sembarang harga diri Harga diri masyarakat Minang. PENUTUP Itulah 10205. Minta cuti selama sepekan Rencana berlibur ke Kalimantan Itulah yang dapat saya sampaikan Berharap impian jadi kenyataan. Sekian 10206. Rantau dan Ranah tidak tersisih Dalam kesatuan masyarakat Minang Cukup sekian dan terima kasih Sukses HPN kitapun jadi tenang. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 10207. Kalau bersatu tidaklah payah Ranah dan rantau secara utuh Wabillahi taufik walhidayah Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
