Bukittinggi, 5 September 2016 PEMBUKA Ijin sambutan 3889. Hari pernikahan si tuan puteri Bordiran indah terpasang di gorden Mohon izin untuk berdiri Di depan Bapak Wakil Presiden Maaf, ijin berdiri 3890. Burung merak dan burung nuri Keduanya hinggap di dahan rapuh Walaupun saya tegak berdiri Batinnya lebih dari duduk bersimpuh Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Ijin baca pantun 3891. Tercium wangi minyak zaitun Petik buahnya dari pohon Izinkan saya membacakan pantun Kepada Bapak Wakil Presiden saya memohon Kiasan berpantun 3892. Baju kurung kainnya katun Bersulam indah si tali benang Kata kiasan dalam berpantun Itulah adat di Ranah Minang Hormat Wapres 3893. Yang terhormat Bapak Wakil Presiden RI Hadir bersama Ibu Mufida Jusuf Kala disini Juga rombongan, ikut datang dan berpartisipasi Kami Semua disini memberikan apresiasi Sehat selalu 3894. Tumbuh di semak si putri malu Jadikan obat oleh si anak dara Semoga Bapak Wapres, sehat selalu Bisa mengabdi kepada negara Bangga dengan Sumando 3895. Tinggi menjulang si pohon pinang Tumbuh di rumpunnya banyak semak Kami bangga sebagai Masyarakat Minang Bapak orang Sumando Niniak Mamak Banyak kiprah 3896. Ladang berpitalah sawah bertumpak Itu digarap di ladang pertanian Begitu banyak kiprah dan pengalaman bapak Semoga tetap Allah beri kekuatan Bu Mufidah 3897. Tinggallah bara, kayupun terbakar Untuk memasak si kue pia Ibu Mufidah, asli dari Tanah Datar Pendamping Wakil Presiden yang setia 3898. Elok disiang kebun tebu Jangan sendiri kerjalah berdua Pergi merantau ke Sulawesi dulu Kampung halaman tetap diingat jua 3899. Songket Pandai Sikek cukup terkenal Bu Ida dukung sekolah dan pelatihan Ke depan perlu penanganan profesional Provinsi dan Kabupaten siap menjalankan 3900. Bunga Anggrek bunga Krisan Indah warnanya di tengah tanaman Bu Ida begitu beri perhatian Dari hobi menjadi usahawan Irman Gusman 3901. Lepas talinya si kuda binal Joki menangkap tidaklah lama Tokoh Minang kiprahnya nasional Bapak Irman Gusman hadir bersama Fahmi Idris 3902. Memang runcing si ujung keris Dipakai untuk hiasan pesta Selamat bertemu Bapak Fahmi Idris Selama ini bertemu selalu di Jakarta Syahrul Ujud 3903. Panjang lehernya si burung onta Tidak sepadan dengan itik sarati Tokoh Minang yang tinggal di Jakarta Bapak Syahrul Ujud yang kami hormati Doni Moenek 3904. Bajunya kebaya lengkap selendang Dipakai stelan oleh nenek Dulu Bapak Pj Gubernur di padang Orang Lintau, Bapak Donny Moenek 3905. Dulu bekerja sebagai kenek Kini berdagang membuka lapak Selamat datang Bapak Donny Moenek Masyarakat Minang merindukan bapak Bapak/Ibu 3906. Berlian indah jadi permata Nampak berkilau di bulan purnama Selamat datang Bapak/ibu dari Jakarta Maaf diminta tak tersebut nama Wagub, Bupati, Walikota 3907. Padam lampu hilang pelita Acara bubar jadi preseden Hadir juga Wagub, Bupati, Walikota Mendengarkan sambutan Bapak Wakil Presiden Forkopimda 3908. Lengkap hadir Forkopimda disini Kami di Sumbar kompak bersinergi Setiap saat selalu berkonsolidasi Terimakasih atas kehadiran dan partisipasi Pengantar Selamat datang 3909. Buah pepaya kelihatan matang Panen perdana dari ladang Bapak Wakil Presiden selamat datang Terasa lama bapak tidak ke Padang Selamat, dapat Doktor 3910. Mekar bunga keluar kelopak Usah disentuh karena kotor Ucapan selamat kepada Bapak Mendapat anugerah gelar Doktor 3911. Sembilan gelar Doktor diterima Pengalaman dan kiprah yang tertera Juga di bidang Hukum Tata Negara Selamat kepada Bapak Jusuf Kalla Terimakasih Prihatin bantu Pagaruyung 3912. Tumbuh durian di semak belukar Waktu panen banyak pembeli Dua kali Pagaruyung terbakar Bapak prihatin dan sangat peduli Bantuan Pagaruyung 3913. Aplikasi pokemon jangan di unggah Walaupun sekarang sudah membumi Kini Pagaruyung berdiri megah Terimakasih bantuan Sumando kami Masjid Raya 3914. Masjid Raya Sumbar sedang pembangunan Bapak Wapres datang berkunjung Terimakasih atas perhatian dan dukungan Warga Sumbar merasa tersanjung ISI Wakil pusat 3915. Dulu usahanya maju pesat Kini bekasnya pun tidak tampak Gubernur adalah Wakil Pemerintah Pusat Siap menyukseskan program bapak Nawacita 3916. Pergi tamasya ke Pantai Kuta Banyak bertemu orang yang jangkung Sembilan prioritas Nawacita Sumatera Barat Selalu mendukung Pariwisata, alam jadi promosi 3917. Badan panas sakitlah gusi Makannya bubur tak bisa nasi Sumbar tak banyak punya potensi Alam nan indah jadi promosi 3918. Ambil rambutan dengan penggalan Pergi ke ladang memakai sampan Hanyalah pariwisata jadi andalan Ikon Sumatera Barat untuk ke depan 3919. Terasa hilang di pandangan mata Ketika lampu mulai meredup Memang maksimal di sektor wisata Wisatawan meningkat UMKM pun hidup Ekonomi kerakyatan 3920. Membawa parang pergi ke hutan Maksud hendak mengambil rotan Itulah sektor yang saling berkaitan Dalam membangun ekonomi kerakyatan Pertanian 3921. Idul Adha di bulan sembilan Yang berkurban jadi langganan Tanah yang luas jadi andalan Untuk meningkatkan produksi pertanian 3922. Di meja tersedia banyak penganan Semua penganan halal dimakan Sumatera Barat terdongkrak dari pertanian Tapi tak banyak memberi masukan Anggaran terbatas 3923. Beban di pikul terasa berat Jalanan susah di batu karang Itulah kondisi Sumatera Barat Anggaran Sumbar memang kurang ABS-SBK 3924. Danau Maninjau dan Danau Singkarak Keindahan alamnya tidaklah kalah Di Sumbar Adat Basandi Syarak Syarak Basandikan Kitabullah 3925. Enak rasanya ketela rambat Terasa hangat makannya dibelah Adatnya kuat Syaraknya hebat Selalu berpedoman kepada kitab Allah 3926. Hati-hati membuka durian Kalau tak bisa minta tolong teman Itulah Masyarakat Minang dalam keseharian Walau perantau tapi kuat iman PENUTUP Semoga betah 3927. Jangan dimakan si mangga mentah Apalagi dibawa ke rumah mertua Semoga di Sumbar Bapak Wapres dan Ibu betah Walaupun Sumbar kampung kedua Sering ke Padang 3928. Terbang sendiri si kunang-kunang Hinggap di pohon daunnya rindang Harapan kami Masyarakat Minang Sering-seringlah Bapak dan Ibu ke Padang Ke Padang, tak bosan 3929. Jalan ke pasar ketemu besan Tegur sapa langsung papasan Semoga perjalanan Bapak dan Ibu begitu berkesan Datang ke Padang tak pernah bosan Terus berkarya, doa 3930. Keluar kandang si itik angsa Menuju sungai untuk berenang Teruslah berkarya Bapak bangsa Doa yang tulus dari Masyarakat Minang Sekian, terimakasih 3931. Mari dijalin si tali asih Lihatlah kerabat janganlah buta Cukup sekian dan terima kasih. Pak Wapres dan Ibu selamat sampai di Jakarta Mendagri 3932. Biar enak campurlah kemiri Ayam di bakar menjelang petang Begitu peduli Bapak Mendagri Bapak Tjahyo Kumolo menyempatkan datang Di Sumbar Nagari 3933. Hinggap di bunga si rama-rama Ditangkap anak sambil berlari Beda daerah beda nama Desa di Sumbar nomenklaturnya Nagari Diakomodir di Mendagri 3934. Dulu berprofesi sebagai pengamen Merantau jauh di Tanjung Pinang Mohon di akomodir di Departemen Itulah suara Masyarakat Minang
