Batam, 8 November 2017 PEMBUKA Hormat Selamat malam 19837. Nampak Merapi dari Lintau Dipandang-pandang tak pernah jemu Selamat malam para perantau Di Kota Batam kita bertemu Serasa di Padang 19838. Hanya tertangkap ikan beledang Pergi ke laut memakai pelampung Malam ini serasa di Padang Ketemu banyak dengan orang Kampung Banyak cari hidup di Batam 19839. Rantaunya jauh di Tanjung Pinang Kalau di Kampung sukanya berantam Rupanya banyak perantau Minang Mencari hidup di daerah Batam Selamat jumpa perantau 19840. Tak ada lagi Murai berkicau Setiap pagi terasa sunyi Selamat berjumpa para perantau Kami senang bertemu disini Bapak Walikota Batam 19841. Bukanlah jalan yang tidak rata Gempa terjadi gejala alam Hadir juga Bapak Walikota Bapak Muhammad Rudi selamat malam 19842. Mulai nyaman pedagang lapak Banyak pembeli juga pengunjung Terima kasih atas kehadiran Bapak Kami yang datang merasa tersanjung 19843. Puncak Singgalang sudah tak tampak Awannya hitam haripun mendung Kalau bukan kepada Bapak Kemana lagi Warga Minang berlindung 19844. Nafas ngos-ngosan tandanya payah Jangan cepat naik pitam Bapak sudah dianggap Ayah Bagi warga Minang di daerah Batam 19845. Tahun 2021 memang masih lama Tapi berbuat perlu dari sekarang Barusan kita telah dengar bersama Kampanye pak Wali untuk masa datang 19846. Dukung mendukung hal biasa Memang hebat pak Rudi Mari tetap dukung beliau nanti Insya Allah tetap jadi pak wali Tokoh IKSB dan lain-lain 19847. Di jembatang Barelang menjelang petang Mengajak anak bermain-main Tokoh-tokoh IKSB banyak yang datang Juga dari organisasi Minang lain Maswar Nurdin IKSB 19848. Masuk pensiun berpangkat Mayor Jalan pagi selalu rutin Hadir tokoh IKSB yang senior Selamat malam Bapak Maswar Nurdin Ekmal Yonas 19849. Sudah masuk bulan November Perkiraan cuaca susah dipastikan Hadir juga Bapak Ekmal Yonas Albert Di IKSB beliau yang ditua kan Ketua IKSB Erwin Ismail 19850. Indah-indah sulaman bordir Banyak yang beli langsung diambil Ketua umum IKSB nampak hadir Selamat malam Bapak Erwin Ismail 19851. Sudah dipesan dua martabak Mana yang lapar ndak usah risau Terima kasih atas kehadiran Bapak Bisa mengkordinir para perantau Bundo kanduang 19852. Sengaja berhenti di Pertamini Mencari Pertamina sudah bingung Lengkap semua di malam ini Dihadiri juga oleh Bundo Kandung Betty Asmeri 19853. Melintasi teluk dengan Kapal Feri Penumpang naik hampir Seribu Selamat malam Ibu Betty Asmeri Senang berjumpa dengan Ibu Tokoh-tokoh, dan lain-lain 19854. Tidaklah jauh di Batu Hampa Tempat jualan sepatu dan kain Tokoh Minang selamat berjumpa Juga kepada bapak ibu yang lain Maaf tidak tersebut 19855. Entah dimana sarangnya Bubut Sudah diintai berhari-hari Ada tokoh yang tidak tersebut Ma'af diminta sepuluh jari Pengantar 19856. Bajunya putih pecinya hitam Semuanya asli, bukanlah kantau Rasanya lama tidak ke Batam Apalagi berkumpul dengan perantau Banyak hadir 19857. Hujan lebat disertai petir Banjirpun datang tidaklah heran Hari ini banyak yang hadir Terima kasih atas kehadiran 19858. Lebar dan panjang jembatan Barelang Itu tempat yang diimpikan Walaupun jauh di rantau orang Kampung halaman tak dilupakan ISI Silaturahmi 19859. Diasah-asah pisau yang tumpul Jangan dipakai pemotong jerami Selain untuk tempat berkumpul Juga untuk menjalin silaturahmi Bersatu kompak 19860. Di pinggir pantai Labuhan Batu Dari lautan lampunya tampak Kalau di rantau harus bersatu Biar Minang terlihat kompak Sumbar Expo 19861. Sibuk membaca di hari senja Belum tamat membaca Tempo Datang ke Batam memang di sengaja Terutama untuk Sumbar Expo Tiap tahun 19862. Memang gurih si goreng sukun Terasa manis buah kuini Sumbar Expo memang tiap tahun Di daerah Batam di tahun ini Promosi produk Wisata 19863. Rencana ke Riau Daerah Rokan Banyak yang berminat ikut serta Banyak produk yang ditampilkan Juga promosi Destinasi Wisata Peluang investasi 19864. Tidaklah lama di atas pesawat Sudah sampai sambil bercakap Peluang investasi juga terlihat Produk daerah semuanya lengkap Perantau harus berkunjung 19865. Pegang talinya ujung ke ujung Panjang dan lebar biar diukur Para perantau harus berkunjung Sumatera Barat dalam miniatur Perantau Investasi 19866. Disambar walet seekor capung Langsung terbang ke balik dahan Para perantau ingatlah kampung Kampung halaman butuh sentuhan 19867. Katanya ke Batam enak menyeberang Ke Singapur bersama teman Carilah uang dirantau orang Tapi membangun di kampung halaman 19868. Di pinggir jalan banyak Polisi Mengatur jalan selalu siaga Sudah banyak perantau berinvestasi Yang dari Batam masih belum ada 19869. Sudah berkumandang Indonesia Raya Para pejuang harus dikenang Perantau Batam banyak yang kaya Tanamlah investasi di Ranah Minang 19870. Memang ke pasar untuk belanja Buahan dibeli mangga dan pepaya Silahkan investasi dimana saja Bidang Sosial,Ekonomi dan Budaya 19871. Berdua Shalat satu Sajadah Shalat selesai Sajadah dilipat Izin investasi sangatlah mudah Begitu mudah selesainya pun cepat 19872. Jangan dihitung banyaknya bintang Apalagi waktu langitnya hitam Kami tunggu investor datang Tentu investor yang dari Batam PENUTUP 19873. Rajin-rajinlah memberi sedekah Banyak berdo'a perkuatlah Iman Semoga pertemuan ini mendapat berkah Perantau berbagi dengan Kampung Halaman 19874. Kini Kualanamu dulu Polonia Kalau di Jakarta Bandara Soetta Pariwisata Sumbarsudah mendunia Mengunggu pengembangan Destinasi wisata 19875. Mulai ditanam bibit markisa Sejak pagi bibit disebar Di bidang kuliner juga bisa Samua kesempatan dibuka lebar Tunggu kabar 19876. Peresmian perdana menggunting pita Meresmikan pasar di waktu yang tepat Kami tunggu kabar berita Siapa cepat akan mendapat Itu saja 19877. Ramai Pasar Lubuk Buaya Para pembeli sudah tak risau Itulah sedikit pesan saya Semoga bisa menarik perantau Wassalam 19878. Buah durian buah selasih Buah durian jangan disentuh Cukup sekian dan terima kasih Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
