946. Pantun Silaturrahim antara Pemprov Sumbar dan Perantau Minang Kota Batam

Batam, 8 November 2017

PEMBUKA
Hormat
Selamat malam
19837.	Nampak Merapi dari Lintau
	Dipandang-pandang tak pernah jemu
	Selamat malam para perantau
	Di Kota Batam kita bertemu

Serasa di Padang
19838.	Hanya tertangkap ikan beledang
	Pergi ke laut memakai pelampung
	Malam ini serasa di Padang
	Ketemu banyak dengan orang Kampung

Banyak cari hidup di Batam
19839.	Rantaunya jauh di Tanjung Pinang
	Kalau di Kampung sukanya berantam
	Rupanya banyak perantau Minang
	Mencari hidup di daerah Batam

Selamat jumpa perantau
19840.	Tak ada lagi Murai berkicau
	Setiap pagi terasa sunyi
	Selamat berjumpa para perantau
	Kami senang bertemu disini

Bapak Walikota Batam
19841.	Bukanlah jalan yang tidak rata
	Gempa terjadi gejala alam
	Hadir juga Bapak Walikota
	Bapak Muhammad Rudi selamat malam

19842.	Mulai nyaman pedagang lapak
	Banyak pembeli juga pengunjung
	Terima kasih atas kehadiran Bapak
	Kami yang datang merasa tersanjung

19843.	Puncak Singgalang sudah tak tampak
	Awannya hitam haripun mendung
	Kalau bukan kepada Bapak
	Kemana lagi Warga Minang berlindung

19844.	Nafas ngos-ngosan tandanya payah
	Jangan cepat naik pitam
	Bapak sudah dianggap Ayah
	Bagi warga Minang di daerah Batam

19845.	Tahun 2021 memang masih lama
	Tapi berbuat perlu dari sekarang
	Barusan kita telah dengar bersama
	Kampanye pak Wali untuk masa datang

19846.	Dukung mendukung hal biasa
	Memang hebat pak Rudi
	Mari tetap dukung beliau nanti
	Insya Allah tetap jadi pak wali

Tokoh IKSB dan lain-lain
19847.	Di jembatang Barelang menjelang petang
	Mengajak anak bermain-main
	Tokoh-tokoh IKSB banyak yang datang
	Juga dari organisasi Minang lain

Maswar Nurdin IKSB
19848.	Masuk pensiun berpangkat Mayor
	Jalan pagi selalu rutin
	Hadir tokoh IKSB yang senior
	Selamat malam Bapak Maswar Nurdin

Ekmal Yonas
19849.	Sudah masuk bulan November
	Perkiraan cuaca susah dipastikan
	Hadir juga Bapak Ekmal Yonas Albert
	Di IKSB beliau yang ditua kan

Ketua IKSB Erwin Ismail
19850.	Indah-indah sulaman bordir
	Banyak yang beli langsung diambil
	Ketua umum IKSB nampak hadir
	Selamat malam Bapak Erwin Ismail

19851.	Sudah dipesan dua martabak
	Mana yang lapar ndak usah risau
	Terima kasih atas kehadiran Bapak
	Bisa mengkordinir para perantau

Bundo kanduang
19852.	Sengaja berhenti di Pertamini
	Mencari Pertamina sudah bingung
	Lengkap semua di malam ini
	Dihadiri juga oleh Bundo Kandung

Betty Asmeri
19853.	Melintasi teluk dengan Kapal Feri
	Penumpang naik hampir Seribu
	Selamat malam Ibu Betty Asmeri
	Senang berjumpa dengan Ibu

Tokoh-tokoh, dan lain-lain
19854.	Tidaklah jauh di Batu Hampa
	Tempat jualan sepatu dan kain
	Tokoh Minang selamat berjumpa
	Juga kepada bapak ibu yang lain

Maaf tidak tersebut
19855.	Entah dimana sarangnya Bubut
	Sudah diintai berhari-hari
	Ada tokoh yang tidak tersebut
	Ma'af diminta sepuluh jari

Pengantar
19856.	Bajunya putih pecinya hitam
	Semuanya asli, bukanlah kantau
	Rasanya lama tidak ke Batam
	Apalagi berkumpul dengan perantau

Banyak hadir
19857.	Hujan lebat disertai petir
	Banjirpun datang tidaklah heran
	Hari ini banyak yang hadir
	Terima kasih atas kehadiran

19858.	Lebar dan panjang jembatan Barelang
	Itu tempat yang diimpikan
	Walaupun jauh di rantau orang
	Kampung halaman tak dilupakan

ISI
Silaturahmi
19859.	Diasah-asah pisau yang tumpul
	Jangan dipakai pemotong jerami
	Selain untuk tempat berkumpul
	Juga untuk menjalin silaturahmi

Bersatu kompak
19860.	Di pinggir pantai Labuhan Batu
	Dari lautan lampunya tampak
	Kalau di rantau harus bersatu
	Biar Minang terlihat kompak

Sumbar Expo
19861.	Sibuk membaca di hari senja
	Belum tamat membaca Tempo
	Datang ke Batam memang di sengaja
	Terutama untuk Sumbar Expo

Tiap tahun
19862.	Memang gurih si goreng sukun
	Terasa manis buah kuini
	Sumbar Expo memang tiap tahun
	Di daerah Batam di tahun ini

Promosi produk Wisata
19863.	Rencana ke Riau Daerah Rokan
	Banyak yang berminat ikut serta
	Banyak produk yang ditampilkan
	Juga promosi Destinasi Wisata

Peluang investasi
19864.	Tidaklah lama di atas pesawat
	Sudah sampai sambil bercakap
	Peluang investasi juga terlihat
	Produk daerah semuanya lengkap

Perantau harus berkunjung
19865.	Pegang talinya ujung ke ujung
	Panjang dan lebar biar diukur
	Para perantau harus berkunjung
	Sumatera Barat dalam miniatur

Perantau Investasi
19866.	Disambar walet seekor capung
	Langsung terbang ke balik dahan
	Para perantau ingatlah kampung
	Kampung halaman butuh sentuhan

19867.	Katanya ke Batam enak menyeberang
	Ke Singapur bersama teman
	Carilah uang dirantau orang
	Tapi membangun di kampung halaman

19868.	Di pinggir jalan banyak Polisi
	Mengatur jalan selalu siaga
	Sudah banyak perantau berinvestasi
	Yang dari Batam masih belum ada

19869.	Sudah berkumandang Indonesia Raya
	Para pejuang harus dikenang
	Perantau Batam banyak yang kaya
	Tanamlah investasi di Ranah Minang

19870.	Memang ke pasar untuk belanja
	Buahan dibeli mangga dan pepaya
	Silahkan investasi dimana saja
	Bidang Sosial,Ekonomi dan Budaya

19871.	Berdua Shalat satu Sajadah
	Shalat selesai Sajadah dilipat
	Izin investasi sangatlah mudah
	Begitu mudah selesainya pun cepat

19872.	Jangan dihitung banyaknya bintang
	Apalagi waktu langitnya hitam
	Kami tunggu investor datang
	Tentu investor yang dari Batam

PENUTUP
19873.	Rajin-rajinlah memberi sedekah
	Banyak berdo'a perkuatlah Iman
	Semoga pertemuan ini mendapat berkah
	Perantau berbagi dengan Kampung Halaman

19874.	Kini Kualanamu dulu Polonia
	Kalau di Jakarta Bandara Soetta
	Pariwisata Sumbarsudah mendunia
	Mengunggu pengembangan Destinasi wisata

19875.	Mulai ditanam bibit markisa
	Sejak pagi bibit disebar
	Di bidang kuliner juga bisa
	Samua kesempatan dibuka lebar

Tunggu kabar
19876.	Peresmian perdana menggunting pita
	Meresmikan pasar di waktu yang tepat
	Kami tunggu kabar berita
	Siapa cepat akan mendapat

Itu saja
19877.	Ramai Pasar Lubuk Buaya
	Para pembeli sudah tak risau
	Itulah sedikit pesan saya
	Semoga bisa menarik perantau

Wassalam
19878.	Buah durian buah selasih
	Buah durian jangan disentuh
	Cukup sekian dan terima kasih
	Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh