Cimahi, 27 Januari 2018 PEMBUKA Hormat Salam hormat semua 23208. Selfi-selfi di Kota Tua Bangunan tua yang tidak ternilai Salam hormat hadirin semua Istimewa kepada kedua mempelai Maaf 23209. Sebelum subuh sudah berangkat Anak dan cucu pun tak tertinggal Mohon maaf k ami datang terlambat Walau mobil dikebut, cucu ditinggal Idwar Ruslan 23210. Tidak terlihat cahaya bulan Terlihat berembun bunga di jambangan Kini berbahagialah Bapak Idwar Ruslan Kini anak sudah ada junjungan Sawitri Fatmadiah 23211. Merasa senang dapat hadiah Walaupun hanya juara dua Tersenyum bahagia Ibu Sawitri Fatmadiah Anak seorang jadi berdua Khairul Ikhwan 23212. Layangan hilang di balik awan Layangan dilepas si anak kemping Rela melepas Bapak Khairul Ikhwan Anaknya kini sudah ada pendamping Liza 23213. Tinggi-tinggi puncak Merbabu Lebih tinggi dari pohon jati Itulah kemuliaan seorang Ibu Anak dilepas dengan senang hati 23214. Di Pasaman Barat Air Bangis Dari Padang naik Xenia Walau terkadang hati menangis Yang penting anak bisa bahagia 23215. Dibeli baru mobil Avanza Membawa penumpang setiap hari Itulah dia Ibu Yuliza Anaknya Faruq sudah punya Isteri Pengantar 23216. Gatal di tangan mudah digaruk Luka di telapak susah melangkah Itulah dia Melati dan Faruq Hari ini telah menikah 23217. Jika pantat terkena bisul Memang susah duduk di kursi Mereka mengikuti Sunnah Rasul Telah mengikat janji yang suci Selamat menempuh hidup baru 23218. Terlihat capek seorang pemburu Semua sendi terasa ngilu Selamat menempuh hidup baru Semoga berkah dan bahagia selalu ISI Pesan khusus 23219. Lebih elok pakai kerudung Tidak kentara wajah bersemu Satu di Padang satu di Bandung Kalau jodoh, Faruq Melati pasti bertemu 23220. Saat kuliah makan mie melulu Pastilah berubah saat berkeluarga Memang pacaran tidaklah perlu Kalau sudah jodoh akan jadi juga 23221. Kerja di kantor mestilah rampung Jangan pula kerja ditalangi Walau Melati Faruq beda kampung Kalaulah jodoh tak kam menghalangi 23222. Karet ditarik bisa melar Apalagi ditariknya sekuat tenaga Cari uang dan cari gelar Tapi bahagia adanya di keluarga 23223. Ada kayu juga ada rotan Jadi furniture di rumah tangga Punya harta dan punya jabatan Tetap saja bahagianya di keluarga 23224. Berjalan jauh saat kelam Tidaklah takut kalau bersama Kerja bisa siang dan malam Tapi keluarga tetaplah utama Saling Pahami 23225. Bernyanyi-nyanyi mengisi selingan Sampai terdengar oleh tetangga Pahamilah kalau ada kekurangan Disanalah letak dinamika rumah tangga 23226. Lepas panen banyak jerami Sawah dibersihkan terlihat kosong Saling mengenal saling memahami Insya Allah akan saling tolong menolong 23227. Datang majikan, anjing melonglong Anjing diam, saat diberi makan Kalau sudah saling menolong Insya Allah senasib sepenanggungan 23228. Semakin tua semakin menjadi Tapi tetaplah jalin silaturahmi Perbedaan itu pasti akan terjadi Terimalah dengan saling memahami Ibadah 23229. Rakyat butuh akan pangan Pemerintah sibuk menyediakan Hidup ini penuh tantangan Kepada Allah kita kembalikan 23230. Memilih makan jangan diterka Berhati hati apa yang kita makan Keluarga akan penuh dinamika Dengan ibadah bisa menentramkan 23231. Di kampung masih ada pedati Membawa padi penuh terisi Masalah hidup silih berganti Ibadah kepada Allah jadi solusi 23232. Kepada Allah hidup diikhlaskan Jangan sekali kali percaya keramat Sukses hidup, Allah yang tentukan Dengan ibadah, hidup akan selamat Pesan umum 23233. Tajam mengkilat pisau belati Dipakai mengiris bawang putih Janji dibuat sehidup semati Itulah tanda cinta kasih 23234. Renyah dan gurih sikue ladu Banyak dibawa ke negeri seberang Terasa manis di bulan madu Kadar kasihnya jangan berkurang 23235. Tajam matanya si burung hantu Menyambar tikus di dalam gua Jangan hambar di telan waktu Walaupun umur sudah tua 23236. Burung berabah bersarang rendah Di batang senduduk pinggir jalan Awal pernikahan sangatlah indah Jangan hambar waktu berjalan 23237. Rupanya beruntung dapat arisan Memang arisan bukanlah taruhan Terkadang manusia bersifat bosan Apapun alasannya harus bertahan 23238. Di tengah malam mata terjaga Ingatlah kita hanyalah hamba Jangan dengarkan pihak ketiga Lebih banyak yang adu domba 23239. Memang gelap tak ada cahaya Lampu mati tidak terduga Kedua mempelai salinglah percaya Jagalah keutuhan rumah tangga 23240. Tak ada saputangan pakailah tisu Baru selesai makan bajamba Jangan mudah termakan isu Apalagi yang bersifat adu domba 23241. Shalat Magrib raka'atnya tiga Tetap laksanakan dikala lembur Jangan dilihat rumput tetangga Tentu terlihat sangat subur 23242. Air segelas pelepas dahaga Memang wajah terlihat pucat Kalaupun subur rumput tetangga Itu hanyalah pemandangan sesaat 23243. Disayat-sayat si ikan tuna Dipotong-potong ikan tenggiri Itu hanyalah suatu fatamorgana Siram sajalah rumput sendiri 23244. Indah-indah ukiran pahat Dipilih satu langsung dibeli Rumput tetangga boleh dilihat Tapi cukup satu kali 23245. Berenang-renang si itik angsa Memakan padi si burung balam Melihat kedua adalah dosa Melihat ketiga Wallahu Alam 23246. Janganlah ikut berhura-huta Jagalah etika serta moral Janganlah mencari gara-gata Berumah tangga adalah hal yang sakral 23247. Bajunya hijau kumbang janti Ada mereknya baru dibeli Ada CLBK di medsos harus hati-hati Jangan pernah bersemi kembali 23248. Memang asik bermain halma Biasanya bermain di bagian beranda Hapus semua kisah yang lama Pasangan kita sudah ada 23249. Dulu tinggal di daerah Kuningan Di Tanah Abang berjualan kain Memang suami adalah junjungan Jangan dicari junjungan lain 23250. Kain songket jahitnya timbul Kain dijahit si nenek tua Sekali terucap ijab kabul Jangan berniat untuk yang kedua 23251. Sapi dan Kerbau dipelihara ternak Memelihara ternak tidaklah mudah Tidur sendiri tidaklah enak Ditemani tidur sangatlah indah 23252. Bermain air tentulah basah Sawah kering tentu diairi Tentu ditemani secara sah Dalam ikatan Suami Isteri 23253. Ternyata rapuh di bagian selasar Dicari penyebabnya belum bersua Jagalah nama keluarga besar Keluarga orang tua dan juga mertua 23254. Tadinya gelap kinipun terang Hujan berhenti menjelang Ashar Ikatan nikah bukan hanya dua orang Tapi semua keluarga besar 23255. Dibeli sebungkus si kapur barus Harga dibeli yang sembilan ratus Tali silaturahmi jalinlah terus Jangan pernah sampai terputus 23256. Umur dua puluh sudah bertunangan Dalam adat tidaklah rancu Penganten baru berharap momongan Para orang tua berharap cucu 23257. Dulu liar kinipun jinak Dulu tidur di atas dahan Kalau berezeki dapatlah anak Itu adalah titipan Tuhan 23258. Membuat sarang burung tempua Sarang dibuat induknya sendiri Yang penting sepakat kedua orang tua Rumah tangga anak jangan campuri 23259. Hobi memelihara ayam kate Juga memelihara itik angsa Rumah tangga mereka jangan didikte Waktu berjalan, mereka dewasa 23260. Baru merapat kapal di Tarakan Anak buah kapal melepas lelah Kalau terlupa boleh mengingatkan Boleh tunjuki kalau mereka salah 23261. Menyewa mobil dikasih panjar Mobil disewa sepuluh hari Biarkan saja mereka belajar Biar bisa hidup mandiri 23262. Lurus jalan ke Bengkulu Bersimpang jalan di Padang Lua Ada masalah biarkanlah dulu Biasanya selesai oleh mereka berdua 23263. Bunga Mawar memang berduri Kecil-kecil si bunga bonsai Biasanya bermasalah Suami Isteri Lampu mati, masalahpun selesai 23264. Dibeli sebiji buah semangka Sampai di rumah dibelah empat Boleh bina rumah tangga mereka Biasanya mempelai minta pendapat PENUTUP 23265. Hindari pekerjaan yang sia-sia Berbuat baiklah supaya dikenang Semoga yang hadir semua bahagia Kalau mempelai sudah pasti senang Wassalam 23266. Wajah mempelai nampak bersih Wajah mempelai wanita nampak teduh Cukup sekian dan terima kasih Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
