1025. Pantun Nasehat pernikahan Faruq Melati

Cimahi, 27 Januari 2018

PEMBUKA
Hormat
Salam hormat semua
23208.	Selfi-selfi di Kota Tua
	Bangunan tua yang tidak ternilai
	Salam hormat hadirin semua
	Istimewa kepada kedua mempelai

Maaf
23209.	Sebelum subuh sudah berangkat
	Anak dan cucu pun tak tertinggal
	Mohon maaf k	ami datang terlambat
	Walau mobil dikebut, cucu ditinggal 

Idwar Ruslan
23210.	Tidak terlihat cahaya bulan
	Terlihat berembun bunga di jambangan
	Kini berbahagialah Bapak Idwar Ruslan
	Kini anak sudah ada junjungan

Sawitri Fatmadiah
23211.	Merasa senang dapat hadiah
	Walaupun hanya juara dua
	Tersenyum bahagia Ibu Sawitri Fatmadiah
	Anak seorang jadi berdua
	
Khairul Ikhwan	
23212.	Layangan hilang di balik awan
	Layangan dilepas si anak kemping
	Rela melepas Bapak Khairul Ikhwan
	Anaknya kini sudah ada pendamping

Liza
23213.	Tinggi-tinggi puncak Merbabu
	Lebih tinggi dari pohon jati
	Itulah kemuliaan seorang Ibu
	Anak dilepas dengan senang hati

23214.	Di Pasaman Barat Air Bangis
	Dari Padang naik Xenia
	Walau terkadang hati menangis
	Yang penting anak bisa bahagia

23215.	Dibeli baru mobil Avanza
	Membawa penumpang setiap hari
	Itulah dia Ibu Yuliza
	Anaknya Faruq sudah punya Isteri

Pengantar
23216.	Gatal di tangan mudah digaruk
	Luka di telapak susah melangkah
	Itulah dia Melati dan Faruq
	Hari ini telah menikah

23217.	Jika pantat terkena bisul
	Memang susah duduk di kursi
	Mereka mengikuti Sunnah Rasul
	Telah mengikat janji yang suci

Selamat menempuh hidup baru
23218.	Terlihat capek seorang pemburu
	Semua sendi terasa ngilu
	Selamat menempuh hidup baru
	Semoga berkah dan bahagia selalu

ISI
Pesan khusus
23219.	Lebih elok pakai kerudung
	Tidak kentara wajah bersemu
	Satu di Padang satu di Bandung
	Kalau jodoh, Faruq Melati pasti bertemu

23220.	Saat kuliah makan mie melulu
	Pastilah berubah saat berkeluarga
	Memang pacaran tidaklah perlu
	Kalau sudah jodoh akan jadi juga
	
23221.	Kerja di kantor mestilah rampung
	Jangan pula kerja ditalangi
	Walau Melati Faruq beda kampung
	Kalaulah jodoh tak kam menghalangi

23222.	Karet ditarik bisa melar
	Apalagi ditariknya sekuat tenaga
	Cari uang dan cari gelar
	Tapi bahagia adanya di keluarga

23223.	Ada kayu juga ada rotan
	Jadi furniture di rumah tangga
	Punya harta dan punya jabatan
	Tetap saja bahagianya di keluarga

23224.	Berjalan jauh saat kelam
	Tidaklah takut kalau bersama 
	Kerja bisa siang dan malam	
	Tapi keluarga tetaplah utama

Saling Pahami
23225.	Bernyanyi-nyanyi mengisi selingan
	Sampai terdengar oleh tetangga
	Pahamilah kalau ada kekurangan
	Disanalah letak dinamika rumah tangga

23226.	Lepas panen banyak jerami
	Sawah dibersihkan terlihat kosong
	Saling mengenal saling memahami
	Insya Allah akan saling tolong menolong

23227.	Datang majikan, anjing melonglong
	Anjing diam, saat diberi makan
	Kalau sudah saling menolong
	Insya Allah senasib sepenanggungan

23228.	Semakin tua semakin menjadi
	Tapi tetaplah jalin silaturahmi
	Perbedaan itu pasti akan terjadi
	Terimalah dengan saling memahami

Ibadah
23229.	Rakyat butuh akan pangan
	Pemerintah sibuk menyediakan
	Hidup ini penuh tantangan
	Kepada Allah kita kembalikan

23230.	Memilih makan jangan diterka
	Berhati hati apa yang kita makan
	Keluarga akan penuh dinamika
	Dengan ibadah bisa menentramkan

23231.	Di kampung masih ada pedati
	Membawa padi penuh terisi
	Masalah hidup silih berganti
	Ibadah kepada Allah jadi solusi

23232.	Kepada Allah hidup diikhlaskan
	Jangan sekali kali percaya keramat
	Sukses hidup, Allah yang tentukan
	Dengan ibadah, hidup akan selamat

Pesan umum
23233.	Tajam mengkilat pisau belati
	Dipakai mengiris bawang putih
	Janji dibuat sehidup semati
	Itulah tanda cinta kasih

23234.	Renyah dan gurih sikue ladu
	Banyak dibawa ke negeri seberang
	Terasa manis di bulan madu
	Kadar kasihnya jangan berkurang

23235.	Tajam matanya si burung hantu
	Menyambar tikus di dalam gua
	Jangan hambar di telan waktu
	Walaupun umur sudah tua

23236.	Burung berabah bersarang rendah
	Di batang senduduk pinggir jalan
	Awal pernikahan sangatlah indah
	Jangan hambar waktu berjalan

23237.	Rupanya beruntung dapat arisan
	Memang arisan bukanlah taruhan
	Terkadang manusia bersifat bosan
	Apapun alasannya harus bertahan

23238.	Di tengah malam mata terjaga
	Ingatlah kita hanyalah hamba
	Jangan dengarkan pihak ketiga
	Lebih banyak yang adu domba

23239.	Memang gelap tak ada cahaya
	Lampu mati tidak terduga
	Kedua mempelai salinglah percaya
	Jagalah keutuhan rumah tangga

23240.	Tak ada saputangan pakailah tisu
	Baru selesai makan bajamba
	Jangan mudah termakan isu
	Apalagi yang bersifat adu domba

23241.	Shalat Magrib raka'atnya tiga
	Tetap laksanakan dikala lembur
	Jangan dilihat rumput tetangga
	Tentu terlihat sangat subur

23242.	Air segelas pelepas dahaga
	Memang wajah terlihat pucat
	Kalaupun subur rumput tetangga
	Itu hanyalah pemandangan sesaat

23243.	Disayat-sayat si ikan tuna
	Dipotong-potong ikan tenggiri
	Itu hanyalah suatu fatamorgana
	Siram sajalah rumput sendiri

23244.	Indah-indah ukiran pahat
	Dipilih satu langsung dibeli
	Rumput tetangga boleh dilihat
	Tapi cukup satu kali

23245.	Berenang-renang si itik angsa
	Memakan padi si burung balam
	Melihat kedua adalah dosa
	Melihat ketiga Wallahu Alam

23246.	Janganlah ikut berhura-huta
	Jagalah etika serta moral
	Janganlah mencari gara-gata
	Berumah tangga adalah hal yang sakral

23247.	Bajunya hijau kumbang janti
	Ada mereknya baru dibeli
	Ada CLBK di medsos harus hati-hati
	Jangan pernah bersemi kembali

23248.	Memang asik bermain halma
	Biasanya bermain di bagian beranda
	Hapus semua kisah yang lama
	Pasangan kita sudah ada

23249.	Dulu tinggal di daerah Kuningan
	Di Tanah Abang berjualan kain
	Memang suami adalah junjungan
	Jangan dicari junjungan lain

23250.	Kain songket jahitnya timbul
	Kain dijahit si nenek tua
	Sekali terucap ijab kabul
	Jangan berniat untuk yang kedua

23251.	Sapi dan Kerbau dipelihara ternak
	Memelihara ternak tidaklah mudah
	Tidur sendiri tidaklah enak
	Ditemani tidur sangatlah indah

23252.	Bermain air tentulah basah
	Sawah kering tentu diairi
	Tentu ditemani secara sah
	Dalam ikatan Suami Isteri

23253.	Ternyata rapuh di bagian selasar
	Dicari penyebabnya belum bersua
	Jagalah nama keluarga besar
	Keluarga orang tua dan juga mertua

23254.	Tadinya gelap kinipun terang
	Hujan berhenti menjelang Ashar
	Ikatan nikah bukan hanya dua orang
	Tapi semua keluarga besar

23255.	Dibeli sebungkus si kapur barus
	Harga dibeli yang sembilan ratus
	Tali silaturahmi jalinlah terus
	Jangan pernah sampai terputus

23256.	Umur dua puluh sudah bertunangan
	Dalam adat tidaklah rancu
	Penganten baru berharap momongan
	Para orang tua berharap cucu

23257.	Dulu liar kinipun jinak
	Dulu tidur di atas dahan
	Kalau berezeki dapatlah anak
	Itu adalah titipan Tuhan

23258.	Membuat sarang burung tempua
	Sarang dibuat induknya sendiri
	Yang penting sepakat kedua orang tua
	Rumah tangga anak jangan campuri

23259.	Hobi memelihara ayam kate
	Juga memelihara itik angsa
	Rumah tangga mereka jangan didikte
	Waktu berjalan, mereka dewasa

23260.	Baru merapat kapal di Tarakan
	Anak buah kapal melepas lelah
	Kalau terlupa boleh mengingatkan
	Boleh tunjuki kalau mereka salah

23261.	Menyewa mobil dikasih panjar
	Mobil disewa sepuluh hari
	Biarkan saja mereka belajar
	Biar bisa hidup mandiri

23262.	Lurus jalan ke Bengkulu
	Bersimpang jalan di Padang Lua
	Ada masalah biarkanlah dulu
	Biasanya selesai oleh mereka berdua

23263.	Bunga Mawar memang berduri
	Kecil-kecil si bunga bonsai
	Biasanya bermasalah Suami Isteri
	Lampu mati, masalahpun selesai

23264.	Dibeli sebiji buah semangka
	Sampai di rumah dibelah empat
	Boleh bina rumah tangga mereka
	Biasanya mempelai minta pendapat

PENUTUP
23265.	Hindari pekerjaan yang sia-sia
	Berbuat baiklah supaya dikenang
	Semoga yang hadir semua bahagia
	Kalau mempelai sudah pasti senang

Wassalam
23266.	Wajah mempelai nampak bersih
	Wajah mempelai wanita nampak teduh
	Cukup sekian dan terima kasih
	Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh