1287. Pantun Sosialisasi Pembangunan

Jakarta,4 Juli 2018

PEMBUKA
30231.	Jakarta macet di akhir pekan 
Banyak datang perantau dadakan 
Walaupun Halal Bihalal yang kita adakan 
Sosialisasi pembangunan juga kita lakukan 

30232.	Naik taksi dari Pancoran 
Tiap pagi selalu rutin 
Karena masih suasana lebaran 
Mohon ma'af lahir dan batin 

30233.	Berhentilah dulu di lampu merah 
Biar lalulintas tidak kacau 
Ma'af diminta atas nama Pemerintah Daerah 
Dari ranah ke para perantau 

ISI
30234.	Dibakar bawal dibakar gurami 
Makan malam dengan teman sejawat 
Kami ingin tetap bersilaturahmi 
Ranah dan rantau tetap kuat 

30235.	Pasang kaus pasang sepatu 
Siap-siap mau ke Cipinang 
Kita kuat kalau bersatu 
Itulah ciri Ranah Minang 

30236.	Banyak beredar barang kantau 
Memang dijual para pedagang 
Walaupun berbeda status perantau 
Satu Minang tetap dipegang 

30237.	Kampung asalnya sama-sama Lintau 
Sepuluh tahun tidak berjumpa 
Walaupun jauh Bapak Ibu merantau 
Ranah Minang janganlah lupa 

Peran perantau
30238.	Zakat pertahun elok berikan 
Jangan seperti orang keengganan 
Kekuatan perantau kita butuhkan 
Untuk mensukseskan program pembangunan 

30239.	Jika sial ambillah hikmah 
Balas dendam jangan lakukan 
Tanpa perantau kita lemah 
Peran perantau sangat kita butuhkan 

30240.	Assalamualaikum diketok pintu 
Tamu datang janganlah heran 
Memang perantau banyak membantu 
Apalagi di waktu menjelang lebaran 

30241.	Dari Padang ke Sarolangun 
Diperjalanan premium diisi 
Kami ingin perantau ikut membangun 
Akan lebih baik menanam investasi 

30242.	Ada korupsi diusut tuntas 
Tidak ada tawar menawar 
Anggaran Pemda sangat terbatas 
Kita cari investor dari luar 

30243.	Enak belanja di pasar Kenari 
Harga dipatok harga distributor 
Makanya gubernur kadang keluar negeri 
Memang untuk mencari investor 

30244.	Pergi ke kantor di Kuningan 
Habis bergadang matapun ngantuk berat 
Kini investor mulai berdatangan 
Untuk investasi di Sumatera Barat 

30245.	Adat di Minang tak akan punah 
Penjaga adat tak pernah lelah 
Terkadang tersangkut persoalan tanah 
Sejak dahulu ini jadi masalah 

30246.	Ilalang tumbuh elok ditebas 
Jangan ditebas buah mentimun 
Kita ingin tanah bebas 
Sehingga nyaman investor membangun 

30247.	Dulu merantau di Tarakan 
Kini pulang ke kampung halamannya 
Kalau ada sanak keponakan 
Mohon dibantu melunakkan hatinya 

30248.	Sakit gigi sakit geraham 
Pikiran perasaan menjadi gusar 
Rantau dan ranah sudah sepaham 
Inshaa Allah pembangunan berjalan lancar 

30249.	Kini bersih pasar Rawamangun 
Semua pedagang sudah diatur 
Kini Sumbar giat membangun 
Kini menyiapkan infrastruktur 

30250.	Indah-indah hasil sulaman 
Tapi sulaman bukanlah jahitan 
Dari Painan hingga ke Pasaman 
Dari Mentawai hingga ke Solok Selatan 

30251.	Pergi ke kantor di Palmerah 
Dari rumah membawa surat 
Tidak berbeda membangun daerah 
Itu semua adalah Sumatera Barat 

30252.	Ditanami sawit lahan gambut 
Jalan ke kebun juga dibikin 
Mana yang tertinggal kita kebut 
Kita tidak ingin masyarakat miskin 

30253.	Nanti ada sosialisasi pembangunan
Program pembangunan Sumatra Barat
Pak Wagub yang akan menyampaikan
Semoga semua kita mendapat manfaat

PENUTUP
30254.	Sepasang anak putera dan puteri 
Sama-sama meraih juara 
Mari bersama membangun negeri 
Kita wujudkan Sumbar Sejahtera 

30255.	Pulang perantau sangat dinanti 
Sawah dan ladang tetap digarap 
Kehadiran perantau sangat berarti 
Orang di kampung sangat berharap 

30256.	Memang kecil si ikan pantau 
Ikan sasau adalah ancaman 
Kami tunggu kehadiran perantau 
Untuk berinvestasi di kampung halaman 

30257.	Buah durian elok dibelah 
Dibelah juga buah alpukat 
Mohon ma'af ada yang salah 
Kami hanya ingin lebih dekat 

Wassalam
30258.	Para perantau jangan menyisih 
Ranah dan rantau jagalah utuh 
Cukup sekian dan terima kasih 
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh