Padang, 1 November 2017 PEMBUKA Hormat Selamat siang 19339. Sawah bertumpak berbatas pematang Kini digarap oleh petani Selamat siang tamu yang datang Dalam acara pernikahan ini Bupati Padang Pariaman 19340. Kecil-kecil dulu berteman Teman dekat tak pernah jemu Hadir juga Bupati Padang Pariaman Di Batu Hampar kita bertemu 19341. Dulu tinggal di sebuah gubuk Memang gubuk di dekat Lurah Memang Bupati yang sangat sibuk Sibuk mengurus rakyat dan Daerah 19342. Antara kata pakailah spasi Aturan yang sama diulang lagi Kini sama-sama kita jadi saksi Gubernur dan Bupati bersinergi Bahagialah Fadli 19343. Ramai tinggal di pinggir "Banda Bakali" Dari sungai beberapa langkah Maka berbahagialah Muhammad Fadli Gubernur dan Bupati pun jadi saksi nikah Orangtua Bapak Suardi Amrin 19344. Tugas mulia seorang Garin Membersihkan Masjid tak ada halangan Selamat kepada Bapak Suardi Amrin Kini anak sudah punya pasangan Ibu Usma Aida 19345. Tinggi pendakian sesaklah dada Memang umur juga sudah tua Nampak tersenyum Ibu Usma Aida Anak seorang kini jadi berdua Dapat mantu 50 kota 19346. Mendung gelap, hujan merata Air hujan terasa tawar Dapat menantu orang 50 kota Orang Batu Hampar tak boleh keluar Bersyukur 19347. Tipis-tipis si ikan sepat Dimakan satu tidak terasa Tiada kata yang paling tepat Hanya bersukur kepada yang Kuasa MERTUA Bapak Wazirman 19348. Adat tak lapuk dimakan zaman Walaupun kita telah letih Selamat kepada Bapak Wazirman Bergelar Datuak Sinan Putih Bu Endriyati 19349. Di kiri kanan si pohon jati Pohon jati pohonnya tinggi Tersenyum bangga Ibu Endriyati Jodoh anak tak berpikir lagi Pengantar Nuansa istimewa 19350. Kini ladang dulunya rawa Menghasilkan mentimun bergoni-goni Terasa sangat nuansa istimewa Dalam pernikahan kali ini Banyak hadir 19351. Buahnya jarang daunnya lebat Sebatang mangga tumbuh di halaman Banyak yang hadir karib-kerabat Dari Padang dan dari Pariaman Handai taulan 19352. Rencana nikah pukul dua Dari Padang berangkat segera Hadir juga kerabat dan saudara Dari Payakumbuh dan 50 kota Ini nikah Fadli 19353. Terasa pahit "Aka Kali Ali". Waktu meminum jangan berpikir Inilah pernikahan Muhamad Fadli Perjaka ting-ting kini telah berakhir ISI Pesan Khusus A. Jodoh Nggak Kemana 19354. Jalan ke Payakumbuh terasa lancar Berpacu-pacu mobil dengan skuter Begitu banyak gadis yang mengincar Mulai dari perawat sampai kepada dokter Yang kaya, yang S2 19355. Dikunyah-kunyah kerupuk emping Dicoba dulu sebelum belanja Juga yang kaya siap menjadi pendamping Juga S2 yang sudah bekerja Tidak ada yang lekat kecuali yang Payakumbuh 19356. Sengaja datang dari Tanjung Pati Rokok dihisap tinggallah puntung Semuanya tak ada yang melekat di hati Gadis Batu Hampar juga yang beruntung Dulu Damasraya juga Padang 19357. Tidak dipandang miskin dan kaya Kalau benar tetap dibela Dulu hampir jadi di Dharmasraya Juga di Padang sudah merapat pula Akhirnya berjodoh 19358. Patahlah satu si anak tangga Tidak terjangkau lagi oleh jari Akhirnya kapal berlabuh juga Jodoh memang tidak akan lari Adek Gadis yunior 19359. Ramai orang di Lubuk Alung Musisi jalanan pergi mengamen Tersebut gadis yang beruntung Yuniornya dulu di STPDN Selamat kepada Adek 19360. Pagi-pagi bercelana pendek Pergi ke warung membeli sarapan Selamat kepada Ananda Adek Dapat perjaka yang sudah mapan PNS sukses usaha bisnis jalan 19361. Masih lama Bulan Puasa Tidaklah puasa membuat kurus Adek dapat PNS yg luar biasa Usaha dan bisnis juga jalan terus Bersyukur Pandai-pandai jadi istri 19362. Memang jauh si Raja Ampat Tidak enak pergi sendiri Wajarlah bersukur Adek yang dapat Pandai-pandailah menjadi Isteri Resmi Suami Istri 19363. Di Batang Anai Perumahan Kasai Nampak bukit kelihatan runtuh Ijab kabul sudah selesai Penganten wanita boleh disentuh Sudah muhrim 19364. Fadli nikah di hari kerja Memang nikah secara muslim Jangan hanya dipandang saja Anda berdua sudah jadi muhrim Sudah laksanakan sunah Rasul 19365. Kini Fadli sudah berkeluarga Tidak lagi pemuda gaul Silahkan arungi bahtera rumah tangga Anda sudah melaksanakan Sunnah Rasul Tak akan kemana Jodoh 19366. Walau banyak wanita kepingin Tapi tetap Allah yang jodohkan Segala sesuatu bisa jadi mungkin Tapi Adek Fadli yang Allah tentukan B. BAHAGIA 19367. Mungkin harta buat bahagia Tapi ternyata hanya sementara Bahagia kekal di dalam keluarga Jadikan keluarga yang utama 19368. Ada orang kejar jabatan Juga ada yang memburu pangkat Semuanya bisa jadi persoalan Tapi dengan keluarga, bahagia didapat C. Saling Pengertian Fadli Adek Berjauhan 19369. Kala malam kapal berlabuh Kapal merapat perlahan-lahan Satu di Pariaman satu di Payakumbuh Sumur dan timba saling berjauhan Sulit berpisah 19370. Ditimpa panas tentulah es mencair Boleh ditampung dengan kendi Tentulah sulit menimba air Kapanlah Fadli akan mandi Bawa sumur mendekat 19371. Mendaki gunung pakailah tongkat Jangan dipaksakan berlari-lari Bawalah segera sumur mendekat Menimba air bisa tiap hari Kalau tak ditimba kasihan 19372. Letak di tengah hidangan jamba Duduklah tamu di atas tikar Kalau sumur tak ditimba-timba Kasihan airnya tidak bertukar 19373. Ada beda mau, dan beda suka Juga beda karakter, beda pribadi Kini bertemu, dalam satu keluarga Maka perlu keduanya saling mengerti D. IBADAH 19374. Semua keputusan di tangan Allah Apapun terjadi, itu ketentuanNya Berkeluarga akan membawa berkah Bila Fadli Adek selalu beribadah kepadaNya 19375. Sukses dunia juga sukses akhirat Itu doa yang selalu kita panjat Kalau Fadli Adek ingin dapat Ibadah kepada Allah dipertingkat Pesan umum 19376. Anak kecil senang dimanja Apalagi anaknya tunggal Sibuk bekerja boleh saja Kewajiban masing-masing jangan ditinggal Pupuk saling pengertian 19377. Pergi ke seberang naik titian Turunnya juga memakai tangga Pupuklah rasa saling pengertian Acuhkan aduan pihak ketiga Jangan lihat orang lain 19378. Air seteguk pelepas dahaga Baru enak memakan bubur Jangan dipandang rumput tetangga Rumput tetangga bisa terlihat subur Ingin Cucu Usahakan dapat keturunan 19379. Jangan berhenti di pinggir kanan Waktu yang sama ada balapan Usahakan cepat dapat keturunan Jangan ditunggu di dua tahun depan Mertua ingin cucu 19380. Lama sudah tidak bersua Waktu kecil masih lucu-lucu Itu tanda bagi mertua Bahwa dia akan menimang cucu Waktu yang baik untuk melahirkan 19381. Mengambil wuduk berkumur-kumur Membasuh lengan, baju sinsingkan Diperhitungkan juga, pengaruh umur Waktu yang aman untuk melahirkan Bisa berisiko kalau tua 19382. Sesudah Rukuk tentulah Sujud Di hari Jumat memakai koko Jangan melahirkan di usia lanjut Nanti melahirkannya bisa beresiko PENUTUP Semoga diberkahi 19383. Nampak lalat hinggap di dahi Jangan dihalau pakai cemeti Semoga pasangan ini diberkahi Bersumpah setia sehidup semati Sukses Rumah Tangga Sukses berkarir 19384. Mengantar kiriman seorang kurir Kiriman diterima langsung salami Sukses rumah tangga, sukses berkarir Selalu lah jaga silaturahmi Itu pesan saya 19385. Anggunnya perempuan pakai kebaya Mata memandang tak pernah lepas Itulah sedikit pesan saya Mohon maaf kalau kurang pas Wassalam 19386. Wajah mempelai terlihat bersih Pertahankan rumah tangga tetaplah utuh Cukup sekian dan terima kasih Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
