945. Pantun Sambutan Deklarasi laskar anti bullying, “Stop Bulying“

Padang, 7 November 2017

PEMBUKA
Hormat
Selamat siang
19804.	Tidaklah garam kalau tak asin
	Akan lebih enak dicampur ke rendang
	Selamat siang semua hadirin
	Kita bertemu di UNP Padang

Ramai siang ini
19805.	Kini ketemu satu alumni
	Sepuluh tahun tidak terasa
	Memang ramai di siang ini
	Duta Anti Bully telah bersama kita

19806.	Jangan dihayal masa yang silam
	Dulu dengan sekarang sudah bergeser
	Tadi malam kita makan malam
	Siang ini kita seminar dan konser

	Tamu kita artis Duta Anti Bully
19807.	Penampilan rapi dan selalu necis
	Wajah tampan dan punya nyali
	Memang tamu kita seorang artis
	Menjadi duta Anti Bully

Sengaja datang dari Inggris
19808.	Pauh Kambar di Nan Sabaris
	Nampaklah sala langsung dibeli
	Sengaja datang dari Inggeris
	Untuk menyuarakan Anti Bully

Siswa diundang Paham tentang bully
19809.	Makan siang sudah terhidang
	Katanya makan cukup sekali
	Makanya siswa kita undang
	Biar paham tentang Bully

Harris Bule
19810.	Tidak tertandingi seorang Pele
	Pemain bola berbakat alam
	Harris J adalah seorang bule
	Seorang penyanyi dan beragama Islam

Jadi duta Anti Bully
19811.	Daerahnya kering, tandus dan gurun
	Air di sumur tidak bersisa
	Walaupun umur dua puluh tahun
	Menjadi duta Anti Bully yang luar biasa

19812.	Jatuh terjerembab, nampak menangis
	Memang rumah dibuat bertingkat
	Kita beri tepuk tangan buat Harris
	Telah berkunjung ke Sumatera Barat

Ibu Nevi
19813.	Kencang anginnya di Pantai Sunur
	Minum seteguk kopi Capucino
	Terlihat hadir Ibu Gubernur
	Ibu Nevi Irwan Prayitno

19814.	Sudah jinak burung Kakak Tua
	Paruhnya kuat dagingnya lunak
	Ibu Nevi juga sebagai Ketua
	Pusat Pelayanan Perempuan dan anak

19815.	Tidaklah tinggi si bunga lili
	Terkadang dikelilingi oleh semak
	Organisasi ini sangat menentang Bully
	Apalagi kepada perempuan dan anak

Wartawati
19816.	Segelas susu dan sepotong roti
	Diambil juga sepiring bubur
	Hadir juga Ibu Wartawati
	Pendamping setia Bapak Wakil Gubernur

Ibu-ibu hati mulia
19817.	Sampai larut menonton wayang
	Sudah tertidur semua panitia
	Ibu-ibu memang penuh kasih sayang
	Penuh kelembutan dan berhati mulia

Banyak ibu-ibu hadir
19818.	Tak ada kembalian di meja kasir
	Terpaksa menunggu,terlambat pulang
	Disini banyak ibu-ibu yang hadir
	Karena memang kita undang

ISI
Anak punya hak
19819.	Putus tali si layang-layang
	Padahal layangan baru dibeli
	Anak perlu diberi kasih sayang
	Hindari kekerasan dan di Bully

Anak generasi penerus
19820.	Hati-hati di jalan lurus
	Mata mengantuk tidak terasa
	Anak adalah generasi penerus
	Akan melanjutkan cita-cita bangsa

Hindari bully	
19821.	Sudah penuh terisi goni
	Setelah ditimbang lebih sekoli
	Ribuan anak dikumpulkan disini
	Mari hindari perbuatan yang berbau Bully

19822.	Menjadi hitam terkena arang
	Seluruh muka sampai pelipis
	Kalau Bully mulai berkurang
	Kita usahakan agar bisa habis

Bebas Bully
19823.	Menulis surat penuh selembar
	Untuk sahabat tinggal di Bali
	Kita pingin di seluruh Sumbar
	Bebas kekerasan tak ada Bully

19824.	Kalau sakit patahlah selera
	Makanan dibeli jadi sia-sia
	Kita ingin anak-anak gembira
	Masa kecil sangat bahagia

Bully tidak hebat
19825.	Dapat oleh-oleh sekotak Bakpia
	Walaupun oleh-olehnya datang terlambat
	Tidak ada yang hebat sesama manusia
	Dan bukanlah bully membuat hebat

Jangan kekerasan
19826.	Tiap bulan hadir arisan
	Makanan tersedia enak-enak
	Jangan melakukan kekerasan
	Apalagi kepada anak-anak

Bully, tidak tanda kuat
19827.	Bunga ditanam elok dirawat
	Bunga yang kembang jangan terusik
	Membully orang bukan berarti kuat
	Itu perbuatan yang sangat picik

Jadi petinju saja
19828.	Santai-santai duduk di lobi
	Memang menunggu pengantar baju
	Kalau ingin menyalurkan hobi
	Lebih baik menjadi petinju

19829.	Membawa tamu duduk di beranda
	Tamu penuh sampai ke sudut
	Sebagai pembully teman tak ada
	Kalaupun ada itu karena takut

Tidak boleh bully
19830.	Jangan banyak makan jeroan
	Nanti bisa jadi bumerang
	Jadi janganlah sok jagoan
	Tidak ada guna membully orang

PENUTUP
Mari sepakat tak ada bully
19831.	Orang tua bertongkat-tongkat
	Pulang ke rumah untuk kembali
	Mari semua kita sepakat
	Tak ada kekerasan tak ada Bully

Semoga anak-anak Minang hebat
19832.	Terasa hangat meminum sorbat
	Apalagi dicampur sedikit pinang
	Semoga anak-anak menjadi hebat
	Itulah anak-anak Ranah Minang

19833.	Terbang kelelawar ke dalam goa.
	Hilang lenyap di malam sunyi
	Anak-anak Minang baik semua
	Apalagi anak yang hadir disini

19834.	Main layangan di tengah lapang
	Tiba-tiba datang hujan lebat
	Cita-cita Sumbar kini tertumpang
	Kepada anak yang hebat-hebat

19835.	Dipetik sebiji buah pepaya
	Dipetik juga buah kelapa
	Itulah pesan dari Saya
	Pesan Gubernur jangan terlupa

Wassalam
19836.	Wajah anak-anak tampak bersih
	Anak-anak Minang patuh-patuh
	Cukup sekian dan terima kasih
	Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh