Padang, 7 November 2017 PEMBUKA Hormat Selamat siang 19804. Tidaklah garam kalau tak asin Akan lebih enak dicampur ke rendang Selamat siang semua hadirin Kita bertemu di UNP Padang Ramai siang ini 19805. Kini ketemu satu alumni Sepuluh tahun tidak terasa Memang ramai di siang ini Duta Anti Bully telah bersama kita 19806. Jangan dihayal masa yang silam Dulu dengan sekarang sudah bergeser Tadi malam kita makan malam Siang ini kita seminar dan konser Tamu kita artis Duta Anti Bully 19807. Penampilan rapi dan selalu necis Wajah tampan dan punya nyali Memang tamu kita seorang artis Menjadi duta Anti Bully Sengaja datang dari Inggris 19808. Pauh Kambar di Nan Sabaris Nampaklah sala langsung dibeli Sengaja datang dari Inggeris Untuk menyuarakan Anti Bully Siswa diundang Paham tentang bully 19809. Makan siang sudah terhidang Katanya makan cukup sekali Makanya siswa kita undang Biar paham tentang Bully Harris Bule 19810. Tidak tertandingi seorang Pele Pemain bola berbakat alam Harris J adalah seorang bule Seorang penyanyi dan beragama Islam Jadi duta Anti Bully 19811. Daerahnya kering, tandus dan gurun Air di sumur tidak bersisa Walaupun umur dua puluh tahun Menjadi duta Anti Bully yang luar biasa 19812. Jatuh terjerembab, nampak menangis Memang rumah dibuat bertingkat Kita beri tepuk tangan buat Harris Telah berkunjung ke Sumatera Barat Ibu Nevi 19813. Kencang anginnya di Pantai Sunur Minum seteguk kopi Capucino Terlihat hadir Ibu Gubernur Ibu Nevi Irwan Prayitno 19814. Sudah jinak burung Kakak Tua Paruhnya kuat dagingnya lunak Ibu Nevi juga sebagai Ketua Pusat Pelayanan Perempuan dan anak 19815. Tidaklah tinggi si bunga lili Terkadang dikelilingi oleh semak Organisasi ini sangat menentang Bully Apalagi kepada perempuan dan anak Wartawati 19816. Segelas susu dan sepotong roti Diambil juga sepiring bubur Hadir juga Ibu Wartawati Pendamping setia Bapak Wakil Gubernur Ibu-ibu hati mulia 19817. Sampai larut menonton wayang Sudah tertidur semua panitia Ibu-ibu memang penuh kasih sayang Penuh kelembutan dan berhati mulia Banyak ibu-ibu hadir 19818. Tak ada kembalian di meja kasir Terpaksa menunggu,terlambat pulang Disini banyak ibu-ibu yang hadir Karena memang kita undang ISI Anak punya hak 19819. Putus tali si layang-layang Padahal layangan baru dibeli Anak perlu diberi kasih sayang Hindari kekerasan dan di Bully Anak generasi penerus 19820. Hati-hati di jalan lurus Mata mengantuk tidak terasa Anak adalah generasi penerus Akan melanjutkan cita-cita bangsa Hindari bully 19821. Sudah penuh terisi goni Setelah ditimbang lebih sekoli Ribuan anak dikumpulkan disini Mari hindari perbuatan yang berbau Bully 19822. Menjadi hitam terkena arang Seluruh muka sampai pelipis Kalau Bully mulai berkurang Kita usahakan agar bisa habis Bebas Bully 19823. Menulis surat penuh selembar Untuk sahabat tinggal di Bali Kita pingin di seluruh Sumbar Bebas kekerasan tak ada Bully 19824. Kalau sakit patahlah selera Makanan dibeli jadi sia-sia Kita ingin anak-anak gembira Masa kecil sangat bahagia Bully tidak hebat 19825. Dapat oleh-oleh sekotak Bakpia Walaupun oleh-olehnya datang terlambat Tidak ada yang hebat sesama manusia Dan bukanlah bully membuat hebat Jangan kekerasan 19826. Tiap bulan hadir arisan Makanan tersedia enak-enak Jangan melakukan kekerasan Apalagi kepada anak-anak Bully, tidak tanda kuat 19827. Bunga ditanam elok dirawat Bunga yang kembang jangan terusik Membully orang bukan berarti kuat Itu perbuatan yang sangat picik Jadi petinju saja 19828. Santai-santai duduk di lobi Memang menunggu pengantar baju Kalau ingin menyalurkan hobi Lebih baik menjadi petinju 19829. Membawa tamu duduk di beranda Tamu penuh sampai ke sudut Sebagai pembully teman tak ada Kalaupun ada itu karena takut Tidak boleh bully 19830. Jangan banyak makan jeroan Nanti bisa jadi bumerang Jadi janganlah sok jagoan Tidak ada guna membully orang PENUTUP Mari sepakat tak ada bully 19831. Orang tua bertongkat-tongkat Pulang ke rumah untuk kembali Mari semua kita sepakat Tak ada kekerasan tak ada Bully Semoga anak-anak Minang hebat 19832. Terasa hangat meminum sorbat Apalagi dicampur sedikit pinang Semoga anak-anak menjadi hebat Itulah anak-anak Ranah Minang 19833. Terbang kelelawar ke dalam goa. Hilang lenyap di malam sunyi Anak-anak Minang baik semua Apalagi anak yang hadir disini 19834. Main layangan di tengah lapang Tiba-tiba datang hujan lebat Cita-cita Sumbar kini tertumpang Kepada anak yang hebat-hebat 19835. Dipetik sebiji buah pepaya Dipetik juga buah kelapa Itulah pesan dari Saya Pesan Gubernur jangan terlupa Wassalam 19836. Wajah anak-anak tampak bersih Anak-anak Minang patuh-patuh Cukup sekian dan terima kasih Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
